LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Cuaca ekstrem yang mulai melanda wilayah Lamongan membuat aparat kepolisian bergerak cepat. Anggota Polsek Tikung turun langsung ke permukiman warga di Dusun Tinaro, Desa Dukuhagung, Kecamatan Tikung, Jumat (29/5/2026), untuk mengingatkan masyarakat terhadap ancaman bencana alam saat musim hujan disertai angin kencang.
Patroli Kota Presisi (PKP) yang dilakukan sejak pukul 10.10 WIB itu fokus pada potensi pohon tumbang, banjir sesaat, tanah longsor hingga risiko anak tenggelam di sungai maupun waduk.
Petugas menyisir sejumlah titik permukiman sambil memberikan imbauan langsung kepada warga. Langkah ini dilakukan karena cuaca tidak menentu dinilai berpotensi memicu kejadian darurat yang mengancam keselamatan masyarakat.
“Kami mengimbau warga agar lebih waspada ketika hujan deras disertai angin kencang. Jangan berteduh di bawah pohon karena sangat berbahaya,” ujar AIPTU Sukardi di sela patroli.
Selain ancaman pohon tumbang, polisi juga menyoroti kebiasaan warga membuang sampah sembarangan yang dinilai memperparah risiko banjir saat hujan deras mengguyur kawasan permukiman.
“Jangan buang sampah ke sungai atau saluran air. Kalau aliran tersumbat, banjir bisa terjadi sewaktu-waktu,” katanya.
Petugas juga memberi perhatian khusus terhadap keselamatan anak-anak yang sering mandi di sungai atau waduk tanpa pengawasan. Risiko tenggelam disebut meningkat saat debit air naik akibat hujan.
“Kami minta anak-anak tidak mandi di sungai atau waduk kalau tidak bisa berenang. Orang tua juga harus lebih mengawasi,” tambahnya.
Dalam patroli tersebut, polisi turut meminta masyarakat segera melapor jika menemukan gangguan keamanan maupun situasi darurat di lingkungan sekitar.
Patroli dipimpin personel Polsek Tikung, yakni AIPTU Sukardi, AIPDA Toni Wijayanto, dan AIPDA M. F. Rozi AR. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Tikung dilaporkan aman dan kondusif.
“Di tengah cuaca yang sulit diprediksi, langkah preventif seperti patroli lapangan dinilai penting agar masyarakat tidak lengah menghadapi ancaman bencana yang bisa datang kapan saja,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar