Prabowo Resmikan Proyek Energi Terbarukan, Khofifah dan Menteri ESDM Hadir di Bondowoso

- Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, RadarBangsa.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 15 provinsi secara hybrid dari Provinsi Bali, Kamis (26/6/2025). Peresmian ini menandai dimulainya proyek nasional pembangunan dan pengoperasian energi terbarukan di Tanah Air.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil Lahadalia mengikuti prosesi peresmian dari Kabupaten Bondowoso.

Proyek yang diresmikan meliputi pengoperasian PLTS berkapasitas total 25 megawatt (MW) serta PLTP dengan total kapasitas 120 MW, yang terdiri dari PLTP Ijen Unit 1 sebesar 34 MW, PLTP Sorik Merapi, dan PLTP Salak Binary.

Selain peresmian operasional, juga dilakukan peletakan batu pertama untuk lima proyek PLTP baru. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia menurunkan emisi karbon dan mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060.

Usai kegiatan, Gubernur Khofifah menegaskan kesiapan Jawa Timur dalam mendukung transisi energi nasional menuju kemandirian dan keberlanjutan.

“Kami siap menjadi bagian penting dari roadmap energi nasional, khususnya dalam swasembada energi serta mendukung target Net Zero Emission 2060. Kami berkomitmen melalui pengembangan energi terbarukan dan mendukung peningkatan lifting migas nasional,” ujarnya.

Khofifah menyebut Jawa Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT). Beberapa daerah seperti Bondowoso, Banyuwangi, Pacitan, dan Situbondo memiliki sumber daya yang mendukung pengembangan energi panas bumi, angin, dan air.

“Potensi EBT di Jatim sangat besar. Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, kami optimistis dapat mempercepat pemanfaatan energi hijau sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor ini,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, turut diresmikan peningkatan produksi minyak nasional sebesar 30 ribu barel per hari melalui optimalisasi Blok Cepu, yang terletak di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Bojonegoro.

Menurut Khofifah, Blok Cepu saat ini merupakan penyumbang terbesar produksi minyak nasional dengan rata-rata produksi harian mencapai 180 ribu barel. Dengan tambahan produksi 30 ribu barel per hari, Blok Cepu diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi dan mengurangi impor minyak.

“Blok Cepu adalah aset vital bangsa. Kami mendukung penuh upaya pemerintah pusat dalam mengoptimalkan potensi energi ini, tentunya dengan tetap menjaga keberlanjutan dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, juga akan memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui kemitraan strategis bersama BUMN, swasta, dan lembaga riset. Edukasi publik serta pemberdayaan komunitas lokal juga menjadi fokus strategi energi daerah.

“Kami ingin memastikan transisi energi berjalan inklusif dan berkeadilan sosial. Energi harus dapat diakses semua lapisan masyarakat, tidak hanya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga demi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya menjadikan sektor energi terbarukan sebagai pilar utama pembangunan nasional ke depan. Ia menyebut, Indonesia akan menuju swasembada energi melalui pengembangan EBT.

“Dengan energi baru dan terbarukan, kita akan menuju swasembada energi. Kita harus buktikan bahwa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri secara efisien dan ekonomis,” tegasnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan, pemerintah akan terus meningkatkan produksi energi nasional agar seluruh wilayah, termasuk desa-desa terpencil, dapat menikmati akses listrik.

“Pesan Bapak Presiden, dalam 4-5 tahun ke depan, insyaallah seluruh desa yang belum teraliri listrik akan mendapatkan pasokan dari PLTS,” ujarnya.

Terkait sektor migas, Bahlil menargetkan produksi minyak nasional dapat mencapai 900 ribu hingga 1 juta barel per hari pada 2029–2030, dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mencapai 99 persen.

“Yang paling penting, hampir seluruh pelaksana proyek ini adalah anak-anak bangsa sendiri,” tutupnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Judi Online dan Konten Vulgar Kian Masif, DPD RI Lia Istifhama Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan
Polemik Guru Dipecat Makin Panas, Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Warning Marwah Guru Jangan Dihancurkan Birokrasi
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen Tertinggi Se-Jawa, Khofifah Ungkap Mesin Penggerak di Tengah Krisis Global
Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat
Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0
Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru
Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Borong 3 Award Halal, Khofifah Pertegas Posisi di Tengah Dinamika Politik Nasional

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:33 WIB

Judi Online dan Konten Vulgar Kian Masif, DPD RI Lia Istifhama Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:33 WIB

Polemik Guru Dipecat Makin Panas, Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Warning Marwah Guru Jangan Dihancurkan Birokrasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:26 WIB

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen Tertinggi Se-Jawa, Khofifah Ungkap Mesin Penggerak di Tengah Krisis Global

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:31 WIB

Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0

Berita Terbaru

Bupati Blitar bersama TPID memantau stok pangan di Gudang Bulog Blitar, Senin, 4 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:24 WIB

Bank Jatim di Surabaya, Rabu, 6 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Laba Bank Jatim Melonjak, Dividen Naik, UMKM Jadi Andalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:02 WIB