Presiden Jokowi Bersikap Tegas Terkait Usulan Luhut, Jerry Massie : Jokowi Sudah Pikirkan Dampaknya

- Redaksi

Jumat, 12 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Political and Public Policy Studies Jerry Massie (IST)

Direktur Political and Public Policy Studies Jerry Massie (IST)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Presiden Joko Widodo bersikap tegas terkait usulan perwira aktif TNI/Polri bertugas di kementerian atau lembaga. Presiden menegaskan, usulan yang disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan itu belum mendesak. “Saya melihat kebutuhannya masih belum mendesak,” kata Presiden Jokowi saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (11/8).

Jawaban sama kembali ditegaskan Presiden Jokowi saat wartawan mempertanyakan bahwa keputusan tersebut apakah akan berubah dalam waktu dekat. “Sudah saya jawab, kebutuhannya kan saya lihat belum mendesak,” tegas Presiden Jokowi.

Penugasan perwira aktif TNI/Polri sebelumnya disampaikan Menko Luhut melalui usulan perubahan UU TNI agar bisa ditempatkan di kementerian/lembaga.

Penugasan perwira aktif TNI/Polri itu diklaim akan mengefektifkan kinerja TNI AD.

“Sebenarnya TNI nanti bisa berperan lebih lugas lagi dan perwira-perwira TNI kan tidak semua harus jadi KSAD. Bisa saja tidak KSAD tapi dia di kementerian,” ujar Luhut, Jumat lalu (5/8).

Terkait hal ini, pengamat politik, Jerry Massie mengatakan, dirinya sepakat dengan Jokowi. “Saya pikir Jokowi sudah pikirkan dampaknya. Selain kita kembali ke masa orde baru maka fungsi TNI yang netral dan independen bisa rusak,”tegas Jerry.

Direktur P3S ini menambahkan, isu seperti ini tak usah diangkat ke publik. Ini seperti kepolisian yang bisa jadi kepala daerah atau Plt yang tak berhasil digolkan.

“Memang semua orang bisa punya ide, usulan dan gagasan tapi harus dikaji dan analisis dulu seperti apa dampak dan resiko di lapangan,”ucapnya, Jumat (12/8/2022).

Ada baiknya, menurut Jerry, bagaimana berpikir menurunkan inflasi dan juga IKN sampai ke persiapan pemilu.

“Saya pikir Jokowi membuat good and smart decision keputusan yang cerdas jadi resiko yang ditimbulkan sudah dipikir matang oleh Jokowi. Jadi Tupoksi TNI sebagai pertahanan RI seperti diamanatkan UU jangan diubah soalnya akan sarat kepentingan jika ini disahkan Jokowi,”ungkap Jerry.

“Jangan-jangan ada rencana dan agenda lain dari LBP dengan mengangkat isu ini,”pungkasnya curiga.

Lainnya:

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru