Presiden Prabowo Paparkan Arah Pembangunan, Khofifah : Demi Kesejahteraan dan Kemandirian Bangsa

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyimak pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto pada peringatan HUT ke-80 RI di Gedung DPRD Provinsi Jatim, Jumat (15/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyimak pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto pada peringatan HUT ke-80 RI di Gedung DPRD Provinsi Jatim, Jumat (15/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya pesan yang disampaikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan memperingati HUT ke-80 RI. Pidato tersebut disimak bersama di Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur, Jumat (15/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo memaparkan arah pembangunan nasional melalui konsep Indonesia Incorporated. Konsep ini, menurut Khofifah, menjadi panduan bersama bagi seluruh elemen, dari pusat hingga daerah, agar pembangunan yang dijalankan terarah pada tujuan utama: meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat kemandirian bangsa.

“Presiden menyampaikan Indonesia Incorporated. Ini menjadi bagian bentangan bagaimana mata rantai pembangunan bisa memberikan kesejahteraan dan menguatkan kemandirian,” ujar Khofifah.

Ia menekankan, arahan tersebut juga relevan untuk diterapkan di tingkat daerah, termasuk di Jawa Timur, agar visi nasional dapat diwujudkan secara nyata. “Bagaimana beliau sampaikan: Kita Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, dan Indonesia Maju. Semoga ini menjadi penguatan komprehensif bagi pembangunan di daerah,” tambahnya.

Pidato kenegaraan Presiden Prabowo juga memuat evaluasi kinerja pemerintah selama sepuluh bulan terakhir. Beberapa capaian yang dipaparkan antara lain pertumbuhan ekonomi nasional pada semester pertama 2025 yang mencapai 5,12% serta keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 20 juta penerima manfaat, termasuk anak sekolah, anak prasekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui di seluruh Indonesia.

Selain itu, Presiden juga menyoroti kemajuan program nasional seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Sekolah Rakyat. Khofifah menilai, program-program tersebut harus terus diperkuat di daerah untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pengentasan kemiskinan.

“Apa yang menjadi program nasional terus kita kuatkan implementasinya agar bisa mengungkit kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan,” tegas Khofifah.

Tidak hanya memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo, Khofifah juga memuji pidato Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang dinilainya sarat makna dan relevan dengan semangat kemerdekaan.

Mengutip pesan Presiden Prabowo, Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk bahu-membahu mewujudkan kemerdekaan sejati, yaitu bebas dari kemiskinan, kelaparan, dan kebodohan.

“Mari bersama-sama mengupayakan dan mewujudkan cita-cita bangsa, menyukseskan pembangunan untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, dan Indonesia Maju,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru