Program MBG di Pasuruan Dievaluasi, BGN Minta SPPG Percepat Sertifikasi

Kamis, 11 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BGN bersama Bupati Pasuruan saat meninjau pelaksanaan Program MBG di Pasuruan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Kepala BGN bersama Bupati Pasuruan saat meninjau pelaksanaan Program MBG di Pasuruan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, melakukan kunjungan kerja ke Pasuruan, Kamis (11/12/2025), untuk meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memastikan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memenuhi standar pelayanan. Evaluasi ini menjadi penting karena Pasuruan termasuk daerah dengan jumlah SPPG cukup besar dan menjadi rujukan implementasi program.

Nanik hadir bersama Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah 2 BGN, Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro, serta Direktur Pemenuhan Gizi, Enny Indarti. Rombongan disambut Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wali Kota Adi Wibowo, dan Wakil Wali Kota Muhammad Nawawi. Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kualitas layanan gizi di tingkat daerah.

Dalam paparannya, Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro menegaskan pentingnya percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh SPPG. Saat ini, dari total 42 SPPG di Pasuruan, baru 11 yang mengantongi sertifikat tersebut. Sisanya masih menunggu proses verifikasi dan penerbitan.

“Jangan menunggu sampai sertifikat keluar. Koordinasikan dengan Korcab dan Korwil, lalu jemput bola ke dinas kesehatan setempat. Ini kewajiban semua SPPG,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa SLHS bukan sekadar dokumen formal, melainkan standar minimal yang harus dipenuhi agar dapur pelayanan gizi benar-benar aman, bersih, dan sesuai aturan. “Kami berharap semua SPPG segera menuntaskan kewajiban ini. Tugas dan SOP harus terpampang jelas di setiap unit agar seluruh pekerja memahami perannya,” tambahnya.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan bahwa sebagian SPPG di wilayahnya telah memenuhi syarat higienitas, sementara lainnya menunggu proses penilaian. Menurutnya, verifikasi dilakukan ketat agar kualitas layanan benar-benar terjaga dari proses persiapan hingga makanan disajikan kepada siswa.

“Dinas Kesehatan menghitungnya secara hati-hati. Kalau ada kekurangan, itu menjadi bahan koreksi bersama,” kata Rusdi.

Ia menambahkan bahwa seluruh bahan pangan untuk SPPG berasal dari produsen lokal Pasuruan, mulai dari sayuran, ayam, telur, hingga daging. Ketersediaannya dinilai mencukupi untuk kebutuhan program.

Menutup sambutannya, Rusdi berpesan agar para pengelola SPPG tidak sungkan mencari referensi dan belajar dari dapur yang sudah lebih siap. “Banyak pengelola muda dengan semangat tinggi. Koordinasi dan komunikasi itu kunci. Jangan malu bertanya,” ujarnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru