Propam Polres Pelalawan Proses Kode Etik Briptu YW Terkait Dugaan Persetubuhan dan Abortus

Rabu, 19 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mako Polres Pelalawan (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Mako Polres Pelalawan (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PELALAWAN, RadarBangsa.co.id — Propam Polres Pelalawan memproses dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan Briptu YW, anggota Sat Samapta Polres Pelalawan, terkait dugaan persetubuhan dengan RF dan tindakan aborsi. Proses tersebut berjalan setelah Propam melakukan penyelidikan dan gelar perkara atas informasi yang sebelumnya beredar di media dan media sosial.

Hasil gelar perkara dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor R/LHP-08/VII/2026/PAMINAL. Dalam hasil pemeriksaan tersebut, Briptu YW dinyatakan melakukan persetubuhan dan perbuatan abortus terhadap RF serta disangkakan melanggar Pasal 13 huruf f Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Menindaklanjuti hasil gelar perkara, Unit Provost Polres Pelalawan menerbitkan Laporan Polisi Model A Nomor LP-A/12/VIII/2026 tertanggal 8 Agustus 2026. Laporan itu berkaitan dengan dugaan perbuatan yang melanggar norma hukum, norma agama, norma kesusilaan, dan nilai-nilai kearifan lokal berupa hubungan persetubuhan dengan RF di luar ikatan pernikahan yang sah serta tindakan aborsi.

Sampai Sabtu, 16 Agustus 2026, proses penyidikan terhadap Briptu YW masih berlangsung di Unit Provos Polres Pelalawan. Pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara kode etik profesi.

Proses hukum juga berjalan melalui jalur pidana umum. Orang tua RF telah membuat laporan ke Satreskrim Polres Pelalawan yang teregister dengan Nomor LP/B/78/VIII/2026/SPKT/POLRES PELALAWAN/POLDA RIAU tertanggal 13 Agustus 2026.

Polres Pelalawan menegaskan tidak akan mentoleransi pelanggaran yang dilakukan anggotanya. Proses pidana dan kode etik akan berjalan beriringan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasi Propam Polres Pelalawan AKP Lambok Hendriko, S.H., melalui Kasi Humas Polres Pelalawan AKP Thomas B. Siahaan, S.Sos., menyampaikan komitmen untuk menuntaskan perkara tersebut secara transparan dan profesional.

“Tujuannya untuk menjaga marwah institusi Polri dan memberikan kepastian hukum bagi para pihak,” kata Thomas.

Saat ini Briptu YW telah menjalani Penempatan Khusus (Patsus) di Rutan Propam dan proses penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan. Penanganan perkara akan terus berjalan untuk melengkapi proses hukum dan kode etik terhadap yang bersangkutan.

Penulis : MMd

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Berita Terbaru