PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Majelis Manaqib dan Dzikrul Ghofilin Pondok Pesantren Ngalah untuk pertama kalinya. Kegiatan yang digelar di Lapangan Desa Bulusari, Minggu (26/7/2026), itu dihadiri sekitar 30 ribu jemaah dari berbagai daerah.
Sejak Sabtu (25/7/2026) malam, ribuan jemaah mulai berdatangan dan memadati lokasi acara. Jumlah peserta terus bertambah hingga setelah salat Subuh, menjadikan lapangan tersebut dipenuhi lautan manusia yang mengikuti rangkaian Manaqib dan Dzikrul Ghofilin putaran ke-597.
Dalam suasana penuh khusyuk, para jemaah memanjatkan doa bersama untuk memohon keselamatan, kesejahteraan, serta keberkahan bagi masyarakat Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, dan bangsa Indonesia.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyebut penyelenggaraan majelis di Gempol sebagai momentum bersejarah sekaligus kebanggaan bagi masyarakat setempat.
“Ini momentum yang luar biasa bagi Kecamatan Gempol. Untuk pertama kalinya majelis mulia ini digelar di sini dan dihadiri puluhan ribu jemaah. Ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti kuatnya kebersamaan masyarakat dalam mengetuk pintu langit melalui doa,” ujarnya.
Menurut Samsul, majelis ini tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menjadi ruang spiritual yang menguatkan masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan.
“Menghadapi tantangan global dan dinamika kehidupan, kita tidak bisa hanya mengandalkan ikhtiar lahiriah. Harus diimbangi dengan ikhtiar batiniah melalui doa. Kita harus memiliki keyakinan penuh terhadap kekuatan doa yang tulus,” katanya.
Ia berharap doa bersama yang dipanjatkan membawa keberkahan bagi Kabupaten Pasuruan, mulai dari terhindar dari berbagai musibah hingga terciptanya persatuan dan kelancaran pembangunan daerah.
“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi daerah kita dari segala musibah, mempererat persaudaraan, serta melimpahkan keberkahan dalam setiap langkah pembangunan Kabupaten Pasuruan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Manaqib dan Dzikrul Ghofilin ke-597, Subkhan, mengatakan penyelenggaraan perdana di Kecamatan Gempol merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan inisiasi Alumni Ikatan Santri Ngalah Gempol (IKSAN Ngalah Gempol) yang bersinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa, serta Nahdlatul Ulama beserta badan otonomnya.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak kegiatan berjalan lancar, tertib, dan aman. Ini menjadi sejarah baru bagi masyarakat Gempol,” ujarnya.
Besarnya antusiasme jemaah juga terlihat dari logistik yang disiapkan panitia. Sekitar 30 ribu porsi konsumsi dibagikan kepada peserta dan seluruhnya habis selama kegiatan berlangsung.
Majelis akbar tersebut turut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Ngalah Romo KH. M. Sholeh Bahrudin beserta rombongan, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Rudi Hartono, jajaran Forkopimcam Gempol, serta para kepala desa se-Kecamatan Gempol.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar