Puncak Festival Literasi Hukum Probolinggo 2025, Ribuan Pelajar Antusias Ikuti Ajang Edukasi

Rabu, 27 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari menyerahkan plakat penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo Dodik Hermawan pada Puncak Festival Literasi Hukum 2025 di Paseban Sena, Selasa (26/8/2025). (Foto: Diskominfo Kota Probolinggo)

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari menyerahkan plakat penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo Dodik Hermawan pada Puncak Festival Literasi Hukum 2025 di Paseban Sena, Selasa (26/8/2025). (Foto: Diskominfo Kota Probolinggo)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Suasana Paseban Sena, Selasa (26/8), dipenuhi semangat ribuan pelajar yang mengikuti puncak Festival Literasi Hukum Kota Probolinggo 2025. Acara ini menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kejaksaan Republik Indonesia, sekaligus wadah edukasi hukum yang dikemas dengan beragam lomba kreatif.

Festival berlangsung sepanjang 1–26 Agustus 2025 melalui kerja sama Pemerintah Kota Probolinggo dengan Kejaksaan Negeri setempat, didukung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Tema yang diangkat, “Generasi Sadar Hukum untuk Indonesia Maju”, menegaskan pentingnya pemahaman hukum dalam membentuk karakter generasi muda.

Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, menyampaikan apresiasi atas antusiasme pelajar dalam ajang ini. Menurutnya, literasi hukum harus ditanamkan sejak bangku sekolah agar generasi muda tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu menumbuhkan sikap jujur dan adil.

“Festival ini adalah wujud sinergi yang membanggakan antara Kejaksaan dan Pemkot. Di era digital, tantangan hukum semakin kompleks, mulai dari hoaks hingga cyberbullying. Karena itu, generasi muda perlu dibekali pemahaman hukum yang kuat,” ujar Ina.

Senada dengan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo, Dodik Hermawan, menekankan bahwa hukum bukan sekadar teori, melainkan fondasi kehidupan masyarakat. “Generasi sadar hukum adalah pondasi Indonesia yang adil, kuat, dan maju. Literasi hukum bukan hanya tentang mengetahui aturan, tapi juga memahami bagaimana hukum membantu kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Dodik juga menambahkan, antusiasme pelajar yang mengikuti lomba merupakan bukti kesadaran hukum mulai tumbuh di kalangan generasi muda. “Kejaksaan tidak hanya hadir dalam fungsi represif, tetapi juga sebagai pendidik dan mitra strategis. Kami bangga melihat kreativitas anak-anak kita yang mampu menuangkan nilai keadilan melalui puisi, poster, maupun narasi,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Siti Romlah, melaporkan bahwa festival ini diikuti ribuan pelajar dari SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta. “Total ada lebih dari 3.000 siswa terlibat dalam berbagai lomba, termasuk kampanye digital sadar hukum melalui Twibone. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan literasi hukum bisa dilakukan dengan cara menyenangkan,” ucap Siti.

Puncak acara di Paseban Sena dihadiri 512 peserta secara langsung dan 4.707 peserta secara daring. Sebanyak Rp30 juta hadiah dibagikan dalam bentuk piagam, trofi, dan uang pembinaan. Karya terbaik akan dibukukan, didaftarkan ke Perpustakaan Nasional dengan ISBN, serta dijadikan sumber belajar literasi hukum.

Dalam kategori lomba, sejumlah sekolah berhasil meraih prestasi, di antaranya SDK Mater Dei yang unggul dalam Lomba Kantin Kejujuran jenjang SD dan SMPN 5 di jenjang SMP. Juara lain datang dari SMPK Mater Dei dalam Lomba Poster, serta SDN Wiroborang 1 dan SMP Namira dalam Lomba Teks Narasi.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan dari Pemkot kepada Kejari, disusul penampilan seni budaya dan literasi hukum oleh para pelajar.

“Festival ini menjadi tonggak penting dalam membangun kesadaran hukum sejak dini sekaligus mempertegas peran edukatif Kejaksaan dalam menciptakan masyarakat yang taat hukum dan berintegritas,” pungkas Ina.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru