Putri Indonesia Fia Guncang Banyuwangi, Buka Fakta Mental Remaja

Senin, 24 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fia bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berbagi pengalaman dan mengampanyekan kesehatan mental di hadapan ratusan pelajar pada acara “Remaja Sehati”. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Fia bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berbagi pengalaman dan mengampanyekan kesehatan mental di hadapan ratusan pelajar pada acara “Remaja Sehati”. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Program edukasi kesehatan mental bagi pelajar kembali menjadi sorotan setelah Putri Indonesia 2025, Firsta Yufi Amarta Putri, tampil sebagai pembicara dalam talkshow “Remaja Sehati” di Auditorium Universitas Dr. Soekardjo (Unidsoe), Sabtu (22/11/2025). Lebih dari lima ratus pelajar SMP dan SMA hadir mengikuti sesi yang menyoroti isu krisis mental yang banyak dialami generasi muda.

Dalam acara itu, Firsta Yufi akrab disapa Fia membagikan kisah hidup yang membentuk keberaniannya merintis program advokasi remaja “First Step Forward”. Program tersebut ia dirikan setelah mengalami kehilangan kedua orang tua saat masih belia, kondisi yang sempat membuatnya terpuruk sebelum akhirnya bangkit. “Saya ingin remaja perempuan tahu bahwa mereka tidak sendirian. Ada ruang untuk pulih, bercerita, dan menemukan harapan baru,” ujarnya.

“First Step Forward” kini berkembang menjadi wadah pendampingan remaja melalui sesi berbagi pengalaman, literasi psikologi, pengembangan minat bakat, hingga layanan terapi. Menurut Fia, tantangan terbesar para remaja bukan hanya tekanan dari keluarga atau sekolah, tetapi kurangnya lingkungan suportif. “Kalau mental kalian kuat, pilihan hidup akan lebih mudah diambil. Kalian berhak mendapat tempat aman untuk tumbuh,” kata lulusan Psikologi Universitas Brawijaya itu.

Usai talkshow, Fia melanjutkan kunjungan ke Sekolah Rakyat di Licin, disambut ratusan siswa yang tinggal di asrama. Ia kembali menekankan pentingnya keberanian menyampaikan perasaan dan mencari bantuan profesional bila diperlukan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyebut kehadiran Fia memberi energi positif bagi pelajar daerahnya. “Pengalaman hidup Mbak Fia menunjukkan bahwa setiap remaja bisa bangkit dari situasi paling berat sekalipun,” ujarnya. Ipuk menegaskan ketahanan mental harus dibangun sejak dini agar generasi muda mampu menghadapi tekanan hidup dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru