Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi KUR dan Serapan Jagung untuk Petani

Minggu, 8 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi Polri bersama Kementan, Bulog, BPK, Himbara, dan asosiasi pakan ternak untuk penguatan ekosistem jagung pakan ternak. (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id, Jumat 6/2/2026)

Rapat koordinasi Polri bersama Kementan, Bulog, BPK, Himbara, dan asosiasi pakan ternak untuk penguatan ekosistem jagung pakan ternak. (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id, Jumat 6/2/2026)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Polri memperkuat ketahanan pangan nasional dengan mengawal ekosistem pertanian jagung pakan ternak melalui rapat koordinasi bersama Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Rakor digelar di Mabes Polri, Jumat (6/2), dan diikuti seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring.

Rakor dipimpin Brigjen Langgeng Purnomo, Karobinkar SSDM Polri sekaligus Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan. Dalam paparannya, Brigjen Langgeng menekankan pentingnya konsolidasi lintas lembaga untuk menjaga produksi jagung dari hulu hingga hilir sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri.

“Kami menganalisis dan mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya. Indonesia berhasil tanpa impor jagung pakan ternak pada 2025. Tahun ini, rakor bertujuan memperkuat strategi agar tahun 2026 pencapaian lebih optimal,” jelas Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi petani jagung melalui fasilitasi permodalan. Melibatkan Himbara, Polri mempermudah akses kelompok tani (Poktan) ke program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Contohnya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, termasuk Nagreg dan Ciamis, di mana petani menerima kredit untuk menanam dan memperluas lahan jagung.

Danang Andi Wijanarko, Senior Vice President BRI, mewakili Himbara menyatakan bahwa BRI menyiapkan plafond KUR mikro senilai Rp180 triliun untuk mendukung sektor pertanian, termasuk ekosistem jagung. “Pendanaan ini diharapkan meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani,” kata Danang.

Selain modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan menjaga stabilitas harga jagung agar petani tidak terjebak tengkulak. Perum Bulog dilibatkan untuk menyerap panen dengan harga yang adil. Berdasarkan Surat Dinas Internal Bulog nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026, target pengadaan jagung mencapai 1 juta ton untuk cadangan pangan pemerintah dengan harga Rp6.400 per kilogram.

“Fokus kami adalah memastikan harga jagung di tingkat petani minimal sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah seperti Jawa Barat dan Kalimantan Selatan, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak pada petani,” ujar Brigjen Langgeng.

Program ini juga menargetkan pengembangan lahan tidur dan peningkatan produktivitas jagung nasional. Polri memberikan pendampingan manajerial agar petani mampu membayar kredit tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.

Dengan strategi terintegrasi, Polri berharap petani jagung terbebas dari praktik tengkulak, produksi jagung nasional meningkat, dan ketahanan pangan Indonesia lebih kuat. “Kesejahteraan petani adalah fokus utama, sekaligus memastikan kebutuhan pakan ternak nasional terpenuhi,” pungkas Brigjen Langgeng.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru