Raih Penghargaan Nasional, Gubernur Khofifah Tegaskan 28.534 Koperasi di Jatim Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

Senin, 23 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Provinsi Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi membanggakan di sektor pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Melalui kontribusinya yang konsisten dalam mendorong perkembangan koperasi, Jawa Timur dianugerahi penghargaan “Provinsi Kontributor Koperasi Besar Terbaik” dari Majalah Peluang, media utama nasional di bidang perkoperasian.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Malam Penganugerahan 100 Koperasi Besar Indonesia Award 2025 yang digelar di The Trans Resort Bali, Kamis, 19 Juni 2025 malam. Acara ini juga dirangkai dengan peluncuran Buku 100 Koperasi Besar Indonesia edisi kelima dalam dua bahasa, Indonesia–Inggris.

Menanggapi pencapaian tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh insan koperasi di Jawa Timur. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama yang dilandasi semangat gotong royong.

“Alhamdulillah, ini adalah wujud kerja keras seluruh insan koperasi di Jatim—dari pengurus, anggota, hingga para pendamping koperasi di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan desa. Semangat gotong royong inilah yang menjadi ruh dari ekonomi kerakyatan kita,” ujar Khofifah, Senin, 23 Juni 2025.

Berdasarkan data Online Data System (ODS) per 20 Juni 2025, jumlah koperasi aktif di Jawa Timur mencapai 28.534 unit, termasuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dari jumlah tersebut, sebanyak 16.444 koperasi (57 persen) memiliki unit usaha simpan pinjam, sementara 12.090 koperasi (43 persen) bergerak di sektor riil.

“Sebanyak 28.534 koperasi yang kita miliki, alhamdulillah semuanya aktif menggerakkan ekonomi kerakyatan,” imbuhnya.

Jawa Timur juga mencatatkan pencapaian signifikan dalam pengesahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Berdasarkan data Ditjen AHU per 22 Juni 2025 pukul 21.00 WIB, tercatat 8.026 koperasi (94,5 persen) telah memperoleh SK pengesahan. Sebanyak 23 kabupaten/kota bahkan telah mencapai 100 persen, baik dari segi musyawarah desa maupun sosialisasi.

“Jawa Timur mencatatkan capaian tertinggi secara nasional dalam pengesahan koperasi desa. Ini berkat kerja keras semua pihak, mulai dari bupati/wali kota, Kanwil Hukum Jatim, hingga Ikatan Notaris Indonesia Jawa Timur,” jelas Khofifah.

Saat ini, Jawa Timur memiliki 213 koperasi besar. Gubernur berharap koperasi-koperasi besar tersebut dapat berperan sebagai bapak angkat bagi koperasi baru, termasuk koperasi desa, agar tercipta efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Khofifah juga menekankan pentingnya transparansi laporan keuangan, akuntabilitas, serta inovasi dalam pengelolaan koperasi agar koperasi mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.

“Kami akan terus meningkatkan literasi perkoperasian, digitalisasi manajemen koperasi, serta memperluas akses pasar agar koperasi Jatim semakin berdaya saing,” tegasnya.

Melalui berbagai program pemberdayaan dan penguatan kelembagaan, Pemprov Jatim berkomitmen menjadikan koperasi tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas, modern, dan adaptif terhadap teknologi digital.

Sebagai informasi, selain Jawa Timur, penghargaan serupa juga diberikan kepada beberapa provinsi lain yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan koperasi besar dan progresif di Indonesia. Sebanyak 30 koperasi besar turut hadir langsung, bersama lebih dari 200 pengurus dan manajer koperasi dalam ajang tiga tahunan tersebut.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru