MUSI RAWAS, RadarBangsa.co.id – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Sumatera Selatan mulai merumuskan arah kebijakan organisasi yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan kebangsaan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I dan Dialog Kebangsaan PA GMNI Sumsel yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Jumat (5/6/2026). Forum ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penyusunan program kerja yang diharapkan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rakerda I PA GMNI Sumatera Selatan yang berlangsung hingga 7 Juni 2026 mengangkat tema “Rekonstruksi Demokrasi Berdasarkan Pancasila dalam Menghadapi Dinamika Kebangsaan”.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris DPP PA GMNI Dr. H. Abdy Yuhana, S.H., M.H., Ketua DPD PA GMNI Sumsel Dr. H. Giri Ramadan N. Kemas, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud, Wakil Wali Kota Lubuk Linggau H. Rustam Effendi, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, organisasi kepemudaan, serta kader dan alumni GMNI dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Ketua Pelaksana Rakerda, Angga Juli Nastionsyah, menegaskan bahwa agenda tersebut tidak hanya membahas urusan internal organisasi. Menurutnya, forum ini juga menjadi wadah memperkuat jaringan alumni sekaligus menyusun langkah strategis yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Berbagai program kerja yang dibahas dalam Rakerda diarahkan agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah maupun nasional. Dengan demikian, peran organisasi tidak berhenti pada tataran gagasan, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan publik.
Ketua DPD PA GMNI Sumsel, Dr. H. Giri Ramadan N. Kemas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjalankan berbagai agenda kebangsaan di tengah tantangan yang terus berkembang.
Sementara itu, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud menilai PA GMNI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
“Rakerda harus menjadi wadah evaluasi sekaligus penyusunan program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. PA GMNI diharapkan terus berperan aktif dalam pembangunan serta penguatan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Ratna menekankan pentingnya sinkronisasi program organisasi dengan prioritas pembangunan daerah. Ia secara khusus menyoroti sektor pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan sebagai agenda yang perlu mendapat perhatian bersama.
Menurutnya, arah pembangunan tersebut sejalan dengan semangat Trisakti Bung Karno yang menempatkan kemandirian dan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama.
Dalam sesi Dialog Kebangsaan, Sekretaris DPP PA GMNI Dr. H. Abdy Yuhana menegaskan bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman Indonesia.
“Pancasila merupakan titik temu yang mampu menyatukan berbagai perbedaan,” katanya.
Abdy menilai nilai-nilai Pancasila masih relevan untuk menjawab berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat sekaligus menjaga keutuhan nasional.
Ia juga mengungkapkan bahwa kader dan alumni GMNI saat ini telah berkiprah di berbagai sektor strategis. Selain itu, organisasi PA GMNI telah terbentuk di 320 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Melalui Rakerda I ini, PA GMNI Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal demokrasi, memperkuat persatuan nasional, serta mendorong aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Hasil Rakerda diharapkan tidak hanya menjadi dokumen organisasi, tetapi mampu melahirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. Di tengah tantangan kebangsaan yang terus berubah, konsolidasi gagasan dan aksi nyata menjadi bagian penting untuk menjaga demokrasi dan memperkuat persatuan nasional,” pungkasnya.
Penulis : Separi
Editor : Zainul Arifin


















Komentar