Ratusan Ahli Pijat Ikuti Sosialisasi Germas Bersama Nurhadi

Senin, 16 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, S.Pd., M.H bersama Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif, S.Sos seusai menandatangi komitmen Germas bersama

Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, S.Pd., M.H bersama Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif, S.Sos seusai menandatangi komitmen Germas bersama

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Nurhadi, S.Pd., M.H, Anggota Komisi IX DPR RI, terus melaksanakan kegiatan sosialisasi Gerakan Masyarakat (GERMAS) Hidup Sehat bersama mitra kerjanya, yakni Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kali ini pihaknya menggandeng Paguyuban Pemijat Tradisional Jayabaya Nusantara, Senin, 16 Juni 2025.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Gedung GNI di Kota Kediri ini, dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif, S.Sos, perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI, bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jatim dan Kabupaten / Kota Kediri, serta enam ratus terapis pijat tradisional dari berbagai daerah.

Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, S.Pd., M.H, mengaku sangat senang bisa bersama-sama dengan para terapis yang setiap hari melaksanakan tugas mulia, yaitu membantu masyarakat yang membutuhkan untuk hidup sehat.

“Mereka ini adalah penyuluh kesehatan masyarakat sejati yang belum terakomodasi secara resmi. Setiap hari mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat. Satu terapis bisa melayani 10 pasien per hari, ” katanya.

DPR RI
Foto bersama seusai kegiatan sosialisasi Germas di GNI Kota Kediri

Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI, yang akrab disapa Panglima Nurhadi ini menegaskan, pihaknya mendorong agar para terapis juga menjadi agen perubahan dalam menyampaikan pesan-pesan hidup sehat.

”Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya tindakan preventif dalam menjaga kesehatan,” tegas Founder Yayasan Laskar Panji Peduli ini.

Panglima Nurhadi juga menegaskan, salah satu fokus kegiatan ini adalah mendukung program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang menjadi bagian dari agenda pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan saat momen tertentu seperti ulang tahun, tetapi bisa dilakukan kapan saja sebagai bagian dari upaya deteksi dini.

“Kita ingin masyarakat sadar, bahwa mencegah jauh lebih murah dan penting daripada mengobati. Banyak kasus stroke atau penyakit berat lainnya terjadi tanpa gejala sebelumnya. Karena itu, periksa kesehatan secara berkala sangat penting,” tegasnya.

Anggota Dewan yang selalu blusukan ke kampung-kampung ini juga menyoroti defisit BPJS Kesehatan tahun 2024 yang mencapai hampir Rp10 triliun. Salah satu penyebabnya adalah masih dominannya pengeluaran untuk tindakan kuratif seperti pengobatan penyakit jantung, stroke, dan kanker.

“Biaya pasang ring jantung saja bisa puluhan juta per orang. BPJS membayar triliunan setiap tahunnya untuk penyakit jantung. Ini menjadi bukti bahwa gaya hidup sehat dan deteksi dini harus jadi kebiasaan baru,” katanya.

Ditambahkannya, Kementerian Kesehatan turut hadir memberikan edukasi tentang pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), serta membagikan tips hidup sehat kepada peserta. Pemerintah akan terus memberikan peringatan dan edukasi jika terjadi potensi wabah atau gangguan kesehatan masyarakat. Mayoritas masyarakat Indonesia sudah divaksin, jadi tidak perlu panik. Tapi tetap waspada dan disiplin menjaga pola hidup sehat.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas, dapat menjadi kekuatan besar untuk membangun bangsa yang sehat secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Sedangkan, Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Jawa Timur, Khusnul Arif, S.Sos mengatakan, meskipun dirinya tidak berada di komisi kesehatan, namun pihaknya selalu siap untuk memberikan support penuh kepada para praktisi pijat tradisional supaya dapat lebih maksimal dalam melayani masyarakat luas.

“Semoga kebersamaan ini bisa menjadi penyemangat dulur-dulur praktisi pijat tradisional semuanya, dan memberikan manfaat yang lebih baik kepada masyarakat luas, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan,” ungkap Khusnul Arif, S.Sos.

Penulis : Hikam

Editor : CS Kreasindo

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru