SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Aniceto Magno Da Silva meninjau langsung kondisi Pasar Burung Karimata setelah sebagian atap pasar rusak akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada Selasa, (4/03/2026).
Kunjungan lapangan yang dilakukan pada Sabtu, (7/03/2026) itu menjadi langkah cepat pemerintah daerah untuk memastikan keamanan aktivitas perdagangan sekaligus menindaklanjuti kerusakan fasilitas pasar tradisional yang menjadi pusat ekonomi masyarakat.
Aniceto Magno Da Silva yang akrab disapa Amoy datang bersama jajaran staf Dinas Perdagangan Kota Semarang serta pengelola pasar. Dalam peninjauan tersebut, ia mengecek langsung bagian atap yang terdampak serta berdialog dengan para pedagang guna memetakan kebutuhan perbaikan fasilitas.
Menurut Amoy, langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi rakyat di pasar tradisional.
“Kami ingin memastikan pasar tradisional tetap menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat yang aman, nyaman, dan layak. Setiap kerusakan akan segera kami data untuk ditindaklanjuti agar aktivitas pedagang tidak terganggu,” ujarnya.
Kerusakan atap yang terjadi akibat cuaca ekstrem sempat mengganggu aktivitas jual-beli di Pasar Burung Karimata. Beberapa pedagang harus menutup lapak sementara ketika hujan turun karena air masuk melalui bagian atap yang rusak. Kondisi tersebut membuat perbaikan fasilitas pasar menjadi kebutuhan mendesak.
Ketua Paguyuban Pesona Pedagang Burung Semarang, Wahyudi yang akrab disapa Karebet, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah kota yang turun langsung ke lapangan.
Ia mengatakan perhatian pemerintah memberikan harapan bagi pedagang agar kerusakan fasilitas dapat segera diperbaiki sehingga aktivitas perdagangan kembali normal.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Bapak Amoy yang langsung meninjau kondisi pasar. Kerusakan atap akibat hujan lebat dan angin kencang memang perlu segera diperbaiki. Harapan kami, perbaikan dapat dilakukan secepatnya agar saat hujan turun, aktivitas jual-beli tetap aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung,” kata Wahyudi.
Pasar Burung Karimata sendiri merupakan salah satu pusat perdagangan burung dan perlengkapan hewan peliharaan yang cukup dikenal di Kota Semarang. Pasar ini menjadi tempat bertemunya pedagang dan pembeli dari berbagai wilayah di Jawa Tengah sehingga keberlangsungan aktivitasnya dinilai penting bagi perekonomian lokal.
Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perdagangan menyatakan akan segera melakukan pendataan teknis terkait tingkat kerusakan serta menyiapkan langkah perbaikan agar fasilitas pasar kembali berfungsi optimal.
“Penanganan akan kami lakukan secepatnya agar pedagang bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutup Amoy.
Penulis : Bandi
Editor : Zainul Arifin


















Komentar