Revitalisasi Pasar Banyuwangi 95 Persen, Disiapkan Jadi Ikon Wisata dan Dongkrak UMKM

Sabtu, 18 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi penataan pedagang Pasar Banyuwangi di Gedung Juang 45 Banyuwangi, Rabu, 15 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Sosialisasi penataan pedagang Pasar Banyuwangi di Gedung Juang 45 Banyuwangi, Rabu, 15 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Revitalisasi Pasar Banyuwangi hampir rampung dengan progres mencapai 95 persen. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mulai menyiapkan penataan pedagang dan sistem pengelolaan baru agar pasar tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi, tetapi juga menjadi destinasi wisata yang berdampak langsung pada ekonomi warga.

Langkah awal dilakukan melalui sosialisasi kepada pedagang, khususnya di zona basah seperti penjual daging, ikan, sayur, dan buah. Kegiatan ini digelar di Gedung Juang 45 Banyuwangi, Rabu (15/4/2026), sebagai bagian dari persiapan sebelum pasar resmi dioperasikan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Suratno, menjelaskan perubahan konsep pasar menjadi lebih modern merupakan upaya meningkatkan daya tarik sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Konsep yang baru ini, harapan kami akan berdampak positif pada para pedagang. Pasar menjadi jujugan warga dan wisatawan Banyuwangi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pasar akan dilengkapi zona basah, zona kering, area kuliner, hingga ruang event dan festival. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan, memperpanjang waktu tinggal wisatawan, dan membuka peluang usaha baru.

Dari sisi pelayanan publik, pembenahan ini juga menyasar aspek kebersihan, higienitas, serta kenyamanan pengunjung. Pedagang didorong beradaptasi dengan standar baru agar kualitas layanan meningkat dan kepercayaan konsumen terjaga.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviatie, mengatakan meski pembangunan hampir selesai, pasar belum bisa langsung digunakan. Saat ini masih menunggu proses finalisasi dan serah terima aset dari Kementerian Pekerjaan Umum.

“Sebelum diserahterimakan, akan dilakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada kekurangan. Kami juga terus mendorong percepatan agar pedagang bisa segera menempati,” katanya.

Sebanyak 801 los telah disiapkan sesuai jumlah pedagang lama. Penempatan akan dilakukan melalui sistem undian berbasis zona untuk menjaga keadilan dan keteraturan.

Bagi pedagang, revitalisasi ini membawa harapan baru. Fasilitas yang lebih lengkap, akses lebih luas, dan konsep pasar modern dinilai berpotensi meningkatkan omzet.

“Semoga pengunjung semakin banyak dan dagangan kami lebih laku,” ujar Lutfi, pedagang ayam.

Ketua Paguyuban Pedagang dan PKL Pasar Banyuwangi, Sudirman, menambahkan meski sempat ada kekhawatiran soal ukuran los, pihaknya kini memahami standar yang diterapkan pemerintah.

“Selama konsep ini dijalankan dengan baik, kami yakin pasar akan lebih hidup dan menarik lebih banyak pembeli,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru