Ribuan Pohon Ditanam di Lahan Rawan Tanah Gerak Sempu, Pasuruan

Rabu, 11 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penanaman pohon di lahan rawan tanah gerak Dusun Sempu, Desa Cowek, Purwodadi, Selasa (10/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penanaman pohon di lahan rawan tanah gerak Dusun Sempu, Desa Cowek, Purwodadi, Selasa (10/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Ratusan warga dari berbagai lapisan masyarakat bersama Pemkab Pasuruan, DPRD, TNI, Polri, LMDH, Perhutani, pegiat lingkungan, dan dunia usaha melakukan aksi tanam dan pelihara pohon di lahan rawan tanah gerak Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Selasa (10/2/2026) pagi. Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama untuk mitigasi bencana sekaligus memulihkan lahan kritis.

Pantauan di lokasi, Pemkab Pasuruan diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad. Hadir pula Administratur Perhutani KPH Pasuruan, Ivan Cahyo Susanto, serta anggota DPRD Pasuruan sekaligus pegiat lingkungan, Sugiharto. Perusahaan yang ikut serta antara lain PT Megamarine Pride, PT Baramuda Bahari, PT Aquase, dan PT Mitra Alam Segar (MAS).

Kegiatan ini menanam lebih dari 4.000 pohon berbagai jenis, mulai dari nangka, alpukat, hingga tanaman produktif lain, di lahan seluas lebih dari 26 hektare yang tergolong kritis berdasarkan kajian BPBD Jawa Timur. Syaifudin menekankan bahwa penanaman pohon merupakan langkah mitigasi penting untuk menekan risiko tanah gerak.

“Karena tanahnya bergerak, salah satu mitigasinya adalah menanam pohon di lahan-lahan kritis agar risiko bencana bisa ditekan. Kebersamaan ini menyatu dalam satu tujuan, yaitu memulihkan lahan kritis dan memberi nilai ekonomi jangka panjang bagi masyarakat,” jelas Syaifudin.

Ivan Cahyo Susanto menambahkan, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan lintas sektor. “Tidak ada cara lain selain menanam. Apalagi kawasan ini merupakan area perlindungan untuk menjaga keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Syaiful, perwakilan dunia usaha, menekankan pentingnya peran perusahaan dalam menjaga lingkungan, termasuk keberlanjutan sumber air yang dimanfaatkan industri. “Gotong royong menanam hari ini menjadi ikhtiar menjaga bumi agar kembali kuat, kembali pulih, dan masyarakat terlindungi dari ancaman bencana,” pungkasnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar, memperkuat kesadaran kolektif terhadap mitigasi bencana dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru