Ribuan Warga Padati Rumah Gubernur Khofifah di Surabaya, Antusiasme Riyayan Idul Fitri 1447 H Tak Surut hingga Hari Terakhir

Senin, 23 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan warga antre bersalaman di riyayan Idul Fitri 1447 H di kediaman Khofifah, Senin (23/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ribuan warga antre bersalaman di riyayan Idul Fitri 1447 H di kediaman Khofifah, Senin (23/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Antusiasme warga menghadiri riyayan Idul Fitri 1447 H di kediaman Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Jemursari, Surabaya, tetap tinggi hingga hari terakhir, Senin (23/3). Sejak pagi, ribuan warga dari berbagai daerah memadati lokasi untuk bersilaturahmi langsung.

Kehadiran masyarakat ini menjadi potret kuatnya tradisi kebersamaan antara pemimpin dan warga, sekaligus momentum mempererat hubungan sosial di momen Lebaran.

Warga tampak tertib mengantre untuk bersalaman dengan Gubernur Khofifah. Banyak di antaranya datang bersama keluarga, termasuk anak-anak yang turut memeriahkan suasana dengan penampilan sederhana di hadapan pengunjung.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Khofifah menyapa warga satu per satu dengan ramah, bahkan melayani permintaan swafoto sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat.

Selain bersilaturahmi, warga juga menikmati beragam hidangan yang disediakan, mulai dari soto ayam, bakso, hingga nasi goreng. Menariknya, seluruh sajian berasal dari pelaku UMKM dan pedagang kaki lima di sekitar kawasan Jemursari.

“Matur suwun atas kerawuhannya, selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Khofifah kepada warga.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi upaya memberdayakan ekonomi lokal. “Sambil silaturahim, kita juga ‘nglarisi’ dagangan UMKM dan berbagi rezeki,” imbuhnya.

Tradisi riyayan ini dinilai memiliki dampak sosial yang kuat, tidak hanya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal. Kehadiran ribuan warga menunjukkan tingginya kepercayaan publik sekaligus harapan akan kepemimpinan yang dekat dengan rakyat.

Bagi warga, momen ini menjadi kesempatan langka untuk bertemu langsung dengan pemimpin daerah. Seperti diungkapkan Andiah, warga Bendul Merisi, yang mengaku baru pertama kali hadir setelah mudik.

“Alhamdulillah senang sekali, semoga tahun depan bisa silaturahim lagi,” ujarnya. Senada, warga lain berharap tradisi ini terus berlanjut sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Jawa Timur yang lebih sejahtera.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru