BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Manajemen Rumah Sakit Anna Medika Bangkalan memberikan klarifikasi resmi atas polemik pelayanan terhadap bayi berusia 10 bulan yang sempat menyita perhatian publik. Pihak rumah sakit menegaskan tidak pernah menolak pasien, melainkan terjadi miskomunikasi antara tenaga medis dan keluarga pasien di tengah situasi darurat yang memicu kepanikan.
Humas RS Anna Medika Bangkalan, Bachtiar Pradinata, menjelaskan bahwa bayi tersebut pertama kali dibawa ke Instalasi Gawat Darurat dalam kondisi sakit. Keluarga pasien menghendaki perawatan intensif dan rawat inap. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, dokter yang bertugas menilai kondisi bayi belum memenuhi indikasi untuk dirawat inap.
“Berdasarkan hasil diagnosis awal, pasien masih dapat ditangani melalui rawat jalan dengan pemberian obat sesuai resep dokter,” kata Bachtiar, Sabtu (3/1).
Menurut dia, obat yang diberikan membutuhkan waktu untuk menunjukkan reaksi. Karena belum terlihat perbaikan signifikan, keluarga kembali membawa bayi tersebut ke RS Anna Medika dan ditangani oleh dokter berbeda. Hasil pemeriksaan lanjutan tetap menyimpulkan bahwa kondisi pasien belum memerlukan rawat inap.
Manajemen rumah sakit kemudian menyarankan agar pasien ditangani langsung oleh dokter spesialis anak guna memastikan penanganan yang lebih komprehensif. Setelah mendapat perawatan lanjutan dari dokter spesialis dan pemberian obat tambahan, kondisi bayi berangsur membaik.
“Alhamdulillah, dalam beberapa jam setelah ditangani dokter spesialis anak, kondisi bayi menunjukkan perbaikan dan hingga saat ini dalam keadaan stabil,” ujar Bachtiar.
Ia menegaskan, isu yang berkembang di masyarakat bukan disebabkan penolakan pasien karena alasan administrasi atau fasilitas, melainkan perbedaan persepsi antara pihak keluarga dan tenaga medis dalam situasi darurat.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan terus melakukan evaluasi agar komunikasi dengan keluarga pasien semakin baik,” katanya.
Klarifikasi ini disampaikan dalam pertemuan terbuka yang dihadiri manajemen RS Anna Medika, perwakilan keluarga pasien, serta awak media sebagai bentuk transparansi kepada publik.
Penulis : Lan
Editor : Zainul Arifin


















Komentar