RSUD Mataram Siaga di Mandalika, Amankan GT World Challenge Asia 2026

Sabtu, 2 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim medis RSUD H. Moh. Ruslan bersiaga di ajang GT World Challenge Asia di Mandalika, Jumat (1/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim medis RSUD H. Moh. Ruslan bersiaga di ajang GT World Challenge Asia di Mandalika, Jumat (1/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Kesiapan layanan kesehatan menjadi sorotan dalam penyelenggaraan ajang internasional GT World Challenge Asia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat. RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram memastikan sistem penanganan medis terpadu berjalan optimal demi menjamin keselamatan pembalap hingga penonton.

Langkah ini bukan sekadar dukungan teknis. Pemerintah daerah melalui rumah sakit rujukan utama tersebut ingin memastikan standar keamanan event internasional terpenuhi, sekaligus meminimalkan risiko fatal jika terjadi insiden di lintasan balap.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, NK Eka Nurhayati, menegaskan pihaknya telah menyiapkan skema penanganan darurat yang terintegrasi langsung dengan tim medis di sirkuit Mandalika.

“RSUD H. Moh. Ruslan siap memberikan dukungan penuh dalam penanganan kegawatdaruratan medis selama pelaksanaan GT World Challenge Asia 2026. Ini bagian dari tanggung jawab pelayanan publik,” ujarnya.

Dalam skema tersebut, rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai rujukan akhir. Tim medis juga diterjunkan langsung ke area lintasan melalui ambulans advance yang siaga selama tiga hari pelaksanaan, 1–3 Mei 2026.

Kehadiran tim di titik krusial ini menjadi kunci respons cepat. Penanganan pertama dapat dilakukan di lokasi kejadian sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit, sehingga peluang keselamatan lebih tinggi.

Kesiapsiagaan ini menjadi penting mengingat karakter balap mobil berkecepatan tinggi memiliki potensi risiko kecelakaan serius. Tanpa dukungan medis yang kuat, dampaknya bisa meluas, tidak hanya pada keselamatan pembalap, tetapi juga reputasi penyelenggaraan event.

Selain itu, RSUD H. Moh. Ruslan juga memastikan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) beroperasi 24 jam penuh. Tenaga medis spesialis dan paramedis disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan pasien selama event berlangsung.

Penguatan juga dilakukan pada armada ambulans rujukan serta sistem komunikasi darurat. Semua elemen ini diintegrasikan dengan Public Safety Center 119 guna mempercepat koordinasi jika terjadi kondisi darurat.

Dari sisi publik, kesiapan ini memberikan rasa aman bagi ribuan penonton yang memadati kawasan Mandalika. Wisatawan tidak hanya menikmati event balap kelas dunia, tetapi juga mendapat jaminan perlindungan kesehatan yang memadai.

Langkah ini juga berdampak pada peningkatan kepercayaan terhadap layanan publik di NTB. Kesiapan sektor kesehatan menjadi indikator penting bahwa daerah mampu menjadi tuan rumah event internasional dengan standar global.

Ajang GT World Challenge Asia sendiri membawa efek ekonomi signifikan. Perputaran wisatawan, okupansi hotel, hingga aktivitas UMKM meningkat selama event berlangsung. Namun, semua itu sangat bergantung pada faktor keamanan dan keselamatan.

Karena itu, keterlibatan RSUD H. Moh. Ruslan menjadi bagian strategis dalam ekosistem penyelenggaraan. Tidak hanya mendukung kelancaran acara, tetapi juga menjaga citra Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan.

“Melalui kesiapsiagaan ini, kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan memberikan rasa percaya bagi semua pihak,” tambah Eka.

Ke depan, model integrasi layanan medis seperti ini dinilai bisa menjadi standar dalam setiap penyelenggaraan event besar di Indonesia. Pemerintah daerah pun didorong terus memperkuat infrastruktur kesehatan sebagai bagian dari pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru