RSUD Ruslan Hadirkan Harapan Baru Lewat Bayi Tabung

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan ruang tindakan program bayi tabung di RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram yang dilengkapi fasilitas canggih dan modern. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Penampakan ruang tindakan program bayi tabung di RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram yang dilengkapi fasilitas canggih dan modern. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Bukan di pelukan rumah atau rahim ibu, melainkan di sebuah ruangan sunyi, terkontrol, dan steril di sinilah kehidupan baru bermula. Di RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, satu-satunya rumah sakit daerah di NTB yang telah menjalankan layanan fertilitas in vitro (IVF), harapan bagi pasangan pejuang buah hati tumbuh dalam diam namun penuh keyakinan.

Di balik pintu ruang tindakan yang selalu steril dan bertekanan udara stabil, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.O.G., Subsp.F.E.R., M.Kes., M.Sc., Direktur RSUD Ruslan sekaligus konsultan fertilitas bersertifikat, mengisahkan proses kompleks yang dijalani tiap pasangan.

“Di meja ini, kehidupan dirancang secara ilmiah. Di sinilah proses bayi tabung dimulai, dari pengambilan sel telur hingga pembuahan,” ucap dr. Eka saat ditemui, Rabu (10/7).

Tahapan awal dimulai dari pemeriksaan menyeluruh terhadap calon ibu. Dokter akan mengevaluasi kondisi kesehatan umum dan sistem reproduksi pasien. Setelah dinyatakan siap, barulah dilakukan stimulasi hormon untuk merangsang pematangan sel telur.

“Dosis dan jadwal obat kami sesuaikan dengan respons masing-masing tubuh. Tujuannya agar sel telur berkembang optimal sebelum dilakukan tindakan petik telur,” jelas dr. Eka.

Sementara itu, pihak suami juga dipersiapkan. Kualitas sperma akan diperiksa secara ketat, dan bila ditemukan gangguan atau abnormalitas, akan diberikan intervensi medis lanjutan.

Ketika sel telur sudah matang dan siap diambil, prosedur pun dilakukan langsung di ruang tindakan. Dengan teknologi modern seperti meja operasi elektrik, lampu bedah HEISZ bebas bayangan, hingga sistem kontrol suhu dan tekanan ruangan, RSUD Ruslan menciptakan ekosistem steril untuk menjamin keberhasilan prosedur.

“Ruang ini menerapkan sistem sirkulasi udara terpusat dan telah tersertifikasi ISO 5. Artinya, udara di sini hampir bebas partikel, sangat penting untuk keberlangsungan embrio,” papar dr. Eka.

Sperma yang diambil dari suami akan melalui proses seleksi ketat atau preparasi. Hanya sperma terbaik—paling aktif dan sehat—yang dipilih untuk membuahi sel telur dalam proses yang dikenal sebagai fertilisasi in vitro (IVF).

“Kita tunggu sekitar empat sampai lima jam setelah pengambilan. Lalu, sperma dan sel telur dipertemukan di laboratorium embriologi. Jika berhasil, embrio akan terlihat dalam waktu beberapa hari,” imbuhnya.

Sebagai satu dari hanya dua dokter konsultan fertilitas bersertifikat di NTB, dr. Eka menegaskan bahwa misi utamanya bukan hanya menyediakan layanan, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat NTB, terutama pasangan yang sudah lama menanti kehadiran anak.

“Kami ingin hadir untuk mereka yang telah menunggu bertahun-tahun. Ini bukan hanya tindakan medis, ini adalah misi kemanusiaan,” ujarnya.

Lampu operasi canggih, udara steril, dan teknologi canggih lainnya bukan sekadar fasilitas; semua itu adalah bagian dari usaha menjaga kehidupan sejak tahap paling awal. RSUD Ruslan menjadi saksi bisu dari perjuangan banyak keluarga yang menggantungkan harapannya lewat ilmu dan keahlian para dokter.

“Tugas kami adalah menjaga agar harapan itu tumbuh—dan suatu hari, berubah menjadi kehidupan,” tutup dr. Eka dengan senyum hangat.

Lainnya:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:38 WIB

FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Berita Terbaru