Rumah Dikepung Rob Tanpa Listrik, Siti Kini Dibantu Polres Kendal

Kamis, 18 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Polres Kendal berencana membantu mencarikan tempat tinggal sementara bagi Siti Rokhanah (65), warga Kelurahan Balok, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang hingga kini masih bertahan di kawasan terdampak banjir rob.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan pihaknya akan segera mencarikan rumah kontrakan yang layak huni bagi Siti sembari menunggu proses relokasi permanen yang tengah diupayakan pemerintah daerah.

“Kita akan segera bantu carikan kontrakan agar bisa dihuni secara layak sampai proses relokasi yang dilakukan pemerintah kelurahan selesai,” kata Hendry, Kamis (18/6/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial Polres Kendal dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara yang diperingati setiap 1 Juli. Dalam kesempatan itu, jajaran kepolisian juga menyerahkan bantuan sembako kepada Siti.

Menurut Hendry, kondisi rumah yang ditempati Siti saat ini sudah tidak layak huni karena berada di wilayah yang terus-menerus terdampak banjir rob. Rumah tersebut bahkan menjadi satu-satunya hunian yang masih ditempati warga di lingkungan RT 05 RW 01 Kelurahan Balok.

Untuk mencapai lokasi rumah, petugas harus melewati genangan air laut pasang setinggi lutut orang dewasa. Di sekitar kawasan tersebut, sejumlah rumah tampak rusak dan telah lama ditinggalkan pemiliknya akibat terjangan rob yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Siti mengaku belum bisa meninggalkan rumahnya karena keterbatasan ekonomi. Perempuan lanjut usia itu tinggal bersama anaknya yang bekerja sebagai buruh harian lepas di area tambak pesisir.

“Kalau pindah belum punya biaya, mau ikut saudara juga tidak memungkinkan,” ujar Siti.

Selain harus menghadapi genangan rob yang rutin masuk ke dalam rumah, Siti juga hidup tanpa akses listrik. Untuk mendapatkan air bersih, ia harus berjalan hampir tiga kilometer menuju permukiman terdekat.

Di sisi lain, pemerintah setempat tengah mempersiapkan relokasi permanen bagi Siti. Bantuan pembangunan rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) disebut telah tersedia. Namun, proses pemindahan masih menunggu ketersediaan lahan yang sesuai untuk pembangunan rumah baru.

Pemerintah berharap relokasi tersebut dapat segera terealisasi agar Siti dan keluarganya dapat tinggal di lingkungan yang lebih aman dan layak. Pasalnya, kawasan yang saat ini ditempatinya terus terdampak rob dan sebagian besar telah ditinggalkan oleh warga.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru