Sat Samapta Polres Lamongan Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Stabilkan Harga Beras

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Samapta Polres Lamongan IPTU Yossy Eka Prasetya Suwanda menyerahkan beras SPHP kepada warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Perum Graha Indah, Tambakrigadung, Sabtu (24/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kasat Samapta Polres Lamongan IPTU Yossy Eka Prasetya Suwanda menyerahkan beras SPHP kepada warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Perum Graha Indah, Tambakrigadung, Sabtu (24/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Satuan Samapta Polres Lamongan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras. Kegiatan berlangsung di Perum Graha Indah, Kelurahan Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Sabtu (24/8/2025).

Kasat Samapta Polres Lamongan, IPTU Yossy Eka Prasetya Suwanda, S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Kanit Pamobvit Sat Samapta bersama sejumlah personel. Sebanyak 2.000 kilogram atau 2 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disalurkan kepada masyarakat setempat.

Menurut IPTU Yossy, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan pokok masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini kami gelar agar warga bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Harapannya bisa membantu sekaligus menjaga kestabilan harga di pasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, GPM tidak hanya berhenti di satu lokasi. Rencananya, program serupa akan kembali dilaksanakan di beberapa titik lain di wilayah hukum Polres Lamongan.

“Senin besok, penjualan beras SPHP akan kami lanjutkan di lokasi berbeda agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” imbuhnya.

Inisiatif Polres Lamongan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satu warga, Sulastri (39), mengaku terbantu dengan adanya penjualan beras murah.

“Sekarang harga beras di pasar cukup tinggi. Alhamdulillah, dengan adanya program ini kami bisa membeli beras lebih murah untuk kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, GPM juga dinilai mampu meredam potensi gejolak harga pangan di pasaran. Dengan distribusi langsung ke masyarakat, harga beras bisa ditekan agar tidak melambung terlalu tinggi.

Sejumlah warga yang hadir tampak antusias mengantri sejak pagi. Beras SPHP dijual dengan harga di bawah pasaran, sehingga cepat habis diserbu pembeli. Aparat kepolisian turut berjaga untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Program Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah nyata Polres Lamongan dalam mendukung ketahanan pangan di daerah. Selain menjaga stabilitas harga, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran Polri, bukan hanya di bidang keamanan, tetapi juga dalam hal sosial dan kemanusiaan,” pungkas IPTU Yossy.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru