KENDAL,RadarBangsa.co.id – Warga Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menggelar tradisi sedekah bumi yang dirangkai dengan doa bersama pada Kamis (11/6/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas limpahan hasil bumi, keselamatan, dan rezeki yang telah diterima, sekaligus memohon perlindungan agar terhindar dari bencana maupun musibah pada masa tanam dan panen berikutnya. Selain itu, warga juga memanjatkan doa agar tanaman pertanian terhindar dari serangan hama dan penyakit yang dapat mengganggu produktivitas hasil panen.
Doa bersama dipimpin oleh KH Muchlis Musyaffa’ dan diikuti Kepala Desa Sudipayung Yusuf, perangkat desa, serta warga yang tampak antusias menghadiri acara tersebut.
Kepala Desa Sudipayung Yusuf mengatakan, sedekah bumi merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun dan masih terus dilestarikan oleh masyarakat desa.
“Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen, keselamatan, dan rezeki yang diberikan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini kami juga memanjatkan doa agar musim tanam dan panen ke depan diberikan kelancaran, tanaman terhindar dari serangan hama, serta dijauhkan dari berbagai musibah yang dapat merugikan para petani,” kata Yusuf.
Menurut dia, sedekah bumi tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Usai doa bersama, warga mengikuti makan bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menjaga semangat guyub rukun di tengah masyarakat, khususnya kalangan petani.
Yusuf menjelaskan, tradisi sedekah bumi memiliki sejumlah makna penting bagi masyarakat Jawa. Selain sebagai ungkapan syukur atas karunia hasil bumi, tradisi itu juga menjadi bentuk penghormatan kepada para leluhur dan tokoh yang berjasa membangun serta menjaga desa.
“Sedekah bumi juga menjadi upaya melestarikan budaya warisan leluhur agar tetap dikenal oleh generasi muda dan tidak hilang seiring perkembangan zaman,” ujarnya.
Melalui doa yang dipanjatkan bersama, warga berharap Desa Sudipayung senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, hasil pertanian yang melimpah, tanaman yang terbebas dari serangan hama dan penyakit, serta dijauhkan dari bencana dan musibah yang dapat mengganggu aktivitas pertanian maupun kehidupan masyarakat secara umum.
Tradisi sedekah bumi hingga kini masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Desa Sudipayung sebagai simbol syukur, kebersamaan, dan pelestarian budaya yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Penulis : Tim
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar