Sekolah Rakyat Bangkalan Siap Diluncurkan, Kuota Hampir Penuh

Selasa, 9 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, Wibagio, saat meninjau persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang segera diluncurkan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, Wibagio, saat meninjau persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang segera diluncurkan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Bangkalan memasuki tahap akhir. Sekolah ini dirancang untuk membuka jenjang SD dan SMP, masing-masing dengan dua rombongan belajar (rombel) berkapasitas 25 siswa. Dengan total daya tampung 100 anak ditambah cadangan 10 persen, pendaftaran sudah hampir terpenuhi.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, Wibagio, menyebut hingga awal September tercatat 102 calon siswa sudah mendaftar, terdiri dari 51 anak untuk jenjang SD dan 51 anak untuk SMP.

“Artinya kuota sudah hampir terpenuhi sesuai ketentuan, tinggal menunggu tambahan untuk cadangan,” jelasnya.

Untuk tahap awal, kegiatan belajar mengajar akan menggunakan gedung Balai Diklat BKPSDM Kabupaten Bangkalan yang telah selesai direnovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Progres renovasi disebut sudah 100 persen, sementara fasilitas penunjang sebagian besar siap digunakan.

Dari sisi tenaga pendidik, Kementerian Sosial telah menunjuk kepala sekolah dan sejumlah guru hasil seleksi yang akan langsung bertugas.

Meski persiapan teknis rampung, peluncuran Sekolah Rakyat masih menunggu penyelesaian beberapa prosedur. Salah satunya adalah Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi calon siswa yang jadwalnya masih menunggu koordinasi dari Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan.

Selain itu, peresmian Sekolah Rakyat akan dilakukan serentak di sejumlah daerah oleh Presiden.

Menanggapi kabar adanya penundaan yang membuat siswa tidak bisa sekolah, Wibagio membantah. Menurutnya, anak-anak yang sudah mendaftar tetap menjalani aktivitas belajar di sekolah formal maupun lembaga yayasan sambil menunggu perpindahan.

“Informasi bahwa launching gagal dan siswa tidak bisa sekolah itu tidak benar. Program ini justru disiapkan untuk memuliakan masyarakat kurang mampu,” tegasnya.

Sekolah Rakyat hadir sebagai program pendidikan alternatif bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang terputus aksesnya dari sekolah formal. Sistemnya menerapkan konsep multi entry multi exit, yang memungkinkan anak belajar sesuai kondisi dan kebutuhan. Kurikulum khusus disiapkan dengan pendekatan individual agar setiap siswa mendapat pembelajaran sesuai potensinya.

Program ini juga dirancang menjadi jawaban atas persoalan pendidikan dasar di kalangan masyarakat kurang mampu, sekaligus mendukung target pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Sekolah Rakyat hadir agar setiap anak, tanpa terkecuali, punya kesempatan mengenyam pendidikan yang layak dan sesuai potensi mereka,” pungkas Wibagio.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru