Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Gen Z yang Kritis dan Humanis, Soroti Pergeseran Nilai dari Materi ke Integritas

Kamis, 5 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menerima audiensi Aliansi BEM Pasuruan Raya di Surabaya, Selasa (3/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menerima audiensi Aliansi BEM Pasuruan Raya di Surabaya, Selasa (3/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menilai terjadi pergeseran signifikan dalam pola pikir Generasi Z (Gen Z). Ia menyebut generasi muda saat ini semakin kritis, humanis, dan tidak lagi menjadikan materi maupun status sosial sebagai tolok ukur utama dalam menilai seseorang.

Pandangan tersebut disampaikan Lia saat menerima audiensi Aliansi BEM Pasuruan Raya di Kantor Perwakilan DPD RI Surabaya, Selasa (3/3/2026). Dialog tersebut membahas berbagai isu sosial, pendidikan, dan kepemudaan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Turun langsung dan berdiskusi dengan mahasiswa selalu memberi energi positif bagi saya. Saya melihat Gen Z sekarang punya keberanian menyampaikan pendapat, tetapi tetap mengedepankan etika dan empati. Ini kombinasi yang sangat baik untuk masa depan bangsa,” ujar Lia.

Ia menjelaskan, dibandingkan generasi sebelumnya, terdapat perubahan cara pandang yang cukup terasa. Jika dahulu penghormatan kerap dilekatkan pada kekayaan, jabatan, atau kekuatan materiil, kini ukuran tersebut mulai bergeser.

“Saya pernah melalui fase ketika orang dihormati karena materi atau kekuasaan yang dimiliki. Bahkan ada peringatan dalam hadis tentang golongan yang taat kepada pemimpin bukan karena ketulusan, melainkan karena keuntungan yang diperoleh. Nilai seperti itu perlahan mulai terkikis,” jelasnya.

Menurut Lia, Gen Z lebih menghargai integritas, konsistensi sikap, serta kesungguhan seseorang dalam menjalani kehidupan. Transparansi di era digital juga membuat publik semakin mudah menilai keaslian karakter seseorang.

“Di era media sosial, publik bisa melihat keseharian seseorang secara lebih terbuka. Tidak cukup hanya menampilkan simbol kemewahan atau atribut branded. Ketulusan, kerja nyata, dan keberpihakan pada masyarakat lebih mudah terdeteksi,” tegasnya.

Ia menilai perubahan tersebut merupakan modal sosial yang sangat penting dalam membangun kepemimpinan masa depan. Generasi muda yang kritis namun tetap humanis diyakini mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki empati sosial tinggi.

“Harapan saya, karakter kritis dan humanis ini terus dijaga. Jangan sampai idealisme luntur karena pragmatisme. Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang kuat secara moral dan dekat dengan rakyat,” pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Aliansi BEM Pasuruan Raya, Ubaidillah, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Lia dalam menerima aspirasi mahasiswa.

“Kami merasa dihargai dan didengarkan. Ning Lia memahami cara berpikir Gen Z dan tidak berjarak dengan kami. Itu yang membuat dialog berjalan terbuka dan konstruktif,” ujarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru