Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Gubernur Khofifah: Kebesaran Hati Paripurna

Kamis, 4 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Lia Istifhama membagikan bunga sebagai simbol pesan damai kepada masyarakat di Surabaya, Rabu (3/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator Lia Istifhama membagikan bunga sebagai simbol pesan damai kepada masyarakat di Surabaya, Rabu (3/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABYA, RadarBangsa.co.id – Situasi Jawa Timur kian membaik setelah beberapa hari terakhir diwarnai ketegangan. Sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk pemberlakuan kerja dari rumah (Work From Home/WFH) dan pembelajaran daring, dinilai berperan penting menurunkan eskalasi.

Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat yang ditempuh pemerintah. Menurutnya, kebijakan yang diterapkan Presiden Prabowo Subianto pada 1–4 September 2025 tersebut cukup efektif, khususnya di kota-kota besar seperti Surabaya dan Jakarta.

“Alhamdulillah, kebijakan WFH atau daring efektif menekan potensi meluasnya aksi-aksi yang membuat situasi tidak kondusif. Patut diapresiasi karena pemerintah memberlakukan ini hanya sementara, untuk meredakan tensi yang sempat tidak normal di berbagai wilayah,” kata Lia di sela kegiatan berbagi bunga dengan pesan damai di Surabaya, Rabu (3/9/2025).

Ia menambahkan, keputusan itu sekaligus memberi ruang refleksi bagi semua pihak. “Kebijakan ini membuat kita semua bisa mengevaluasi diri dan memiliki kesamaan visi, bahwa apapun pikiran atau tindakan kita sebaiknya tidak merugikan kepentingan publik, apalagi mencoreng nama Indonesia di mata dunia,” tegasnya.

Tak hanya pemerintah pusat, Lia juga menyoroti peran Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Ia menilai, Khofifah menunjukkan kebesaran hati dan sikap humanis ketika menghadapi massa yang datang ke Gedung Negara Grahadi.

“Bagi saya, Bunda Khofifah adalah pemimpin sejati dengan kebesaran hati yang paripurna. Beliau melakukan dialog dari hati ke hati dengan massa, sekaligus bersama Wakil Gubernur Emil Elistianto menunjukkan jiwa besar memaafkan pelaku perusuhan yang mayoritas anak-anak. Itu wujud kasih sayang yang dalam Islam disebut Rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Meski demikian, Lia mengingatkan pentingnya menjaga warisan sejarah. Ia menyinggung kondisi Gedung Negara Grahadi yang terdampak kerusuhan. “Gubernur enggan membicarakan biaya renovasi, tapi mengingatkan kita bahwa Grahadi adalah bangunan bersejarah dengan relief perjuangan bangsa yang nilainya tidak ternilai. Ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua,” ungkapnya.

Selain mengapresiasi sikap Khofifah, Lia juga menilai pendekatan humanis aparat kepolisian patut diapresiasi. Menurutnya, langkah Polda Jatim yang memperhatikan anak-anak terlibat kerusuhan mencerminkan empati tanpa mengabaikan proses hukum.

Di sisi lain, ia menyoroti fenomena media sosial yang kerap dimanfaatkan untuk provokasi. Salah satunya fitur live streaming TikTok.

“Kita harus akui, pembatasan live TikTok efektif menekan potensi provokasi yang bisa meracuni mental anak-anak. Namun saya berharap ke depan fitur itu bisa diizinkan kembali hanya untuk pelaku UMKM agar tetap mendukung ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru