Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Politeknik Cetak SDM Vokasi Global

Jumat, 26 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana konferensi pers usai pemaparan Senator Lia Istifhama dalam agenda Sentrinov 2025 di Surabaya (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana konferensi pers usai pemaparan Senator Lia Istifhama dalam agenda Sentrinov 2025 di Surabaya (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan pentingnya peran Politeknik dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) vokasi yang tangguh dan berdaya saing global. Hal ini ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif (Sentrinov) ke-11 yang berlangsung di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Kamis (26/9/2025).

Acara tahunan tersebut menghadirkan Forum Direktur Politeknik se-Indonesia (FDPNI), Indonesian Society of Applied Science (ISAS), serta lebih dari 200 dosen dan calon guru besar dari berbagai politeknik di tanah air, mulai dari Politeknik Negeri Samarinda hingga Politeknik Negeri Bali.

Dalam paparannya, Lia Istifhama atau akrab disapa Ning Lia, menyoroti persoalan pengangguran yang banyak dialami lulusan SMA/SMK. Ia menyebut, terdapat lebih dari 397 ribu lulusan sekolah menengah yang berpotensi menganggur, ditambah angka pengangguran laki-laki mencapai 445 ribu orang, sementara jumlah pengangguran perempuan juga tinggi.

“Politeknik harus menjadi ruang bagi Gen Z untuk memperkuat ilmu, keterampilan, dan kepercayaan diri. SDM vokasi unggul akan mampu mengisi peluang global sekaligus menjadi motor kemandirian bangsa,” ujarnya.

Doktor Ekonomi Islam itu menekankan bahwa pendidikan vokasi adalah kunci menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, generasi muda harus dibekali kemampuan membaca peluang global serta keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar kerja.

Ia mencontohkan peluang besar di Eropa yang kini menghadapi kekurangan tenaga kerja muda. Namun, Lia mengingatkan masih terjadi mismatch antara keterampilan lulusan dengan permintaan dunia industri. “Lulusan teknik politeknik wajib menguasai preferensi global agar bisa bersaing. Jangan sampai kita hanya mengisi posisi kurang strategis, sementara peluang besar di bidang teknik dan teknologi diambil tenaga kerja asing,” tegasnya.

Ning Lia juga menyoroti fenomena tenaga kerja Indonesia di luar negeri, misalnya di sektor perkapalan Eropa, di mana pekerja Indonesia lebih sering ditempatkan sebagai koki ketimbang teknisi mesin. Begitu pula di Arab Saudi, meski mayoritas jemaah haji berasal dari Indonesia, kebutuhan tenaga kerja justru dipenuhi negara lain.

Menurutnya, potensi besar ini harus bisa ditangkap oleh lulusan politeknik, terlebih setelah Presiden Prabowo membuka jalan kerja sama strategis Indonesia–Uni Eropa lewat perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). “Kesepakatan ini merupakan langkah menuju kemitraan global yang setara dan saling menguntungkan,” katanya.

Putri KH Maskur Hasyim itu menegaskan, investasi terbesar yang harus diprioritaskan bangsa adalah pendidikan. “Politeknik harus membaca preferensi global dan menjawab kebutuhan dunia kerja. SDM vokasi Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tapi juga pemain utama di level internasional,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru