Senator Cantik Lia Istifhama : Sinergi DPR–DPD RI Kunci Kemajuan Daerah dan Umat

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, saat menghadiri diskusi yang digelar Kaukus Wartawan Parlemen (KWP) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, saat menghadiri diskusi yang digelar Kaukus Wartawan Parlemen (KWP) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), Dr. Lia Istifhama, menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara DPR dan DPD untuk memperkuat aspirasi rakyat. Pernyataan ini disampaikan saat ia menghadiri diskusi yang digelar Kaukus Wartawan Parlemen (KWP), mewakili Kaukus Nahdliyin DPD RI.

Lia, yang dikenal dengan tagline “Cantik, Cerdas, Inovatif, dan Kreatif”, menyatakan bahwa DPR dan DPD ibarat dua sayap dari satu burung besar bernama parlemen. “Kalau kedua sayapnya bergerak harmonis, insyaallah bangsa ini akan terbang lebih tinggi,” ujarnya, menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga legislatif.

Harmonisasi antara DPR dan DPD menurut Lia bukan sekadar formalitas. Sinergi ini memungkinkan kebijakan yang dihasilkan tidak hanya pro-rakyat, tetapi juga memiliki efek nyata bagi pembangunan daerah dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Kita ingin hadir bukan hanya sebagai wakil daerah, tapi juga sebagai pejuang nilai-nilai yang membangun peradaban, sebagaimana diajarkan oleh para ulama Nahdlatul Ulama,” tambahnya.

Sebagai anggota Kaukus Nahdliyin DPD RI, Lia memaparkan peran strategis forum ini dalam menyatukan langkah para senator yang memiliki akar Nahdliyin. Kaukus ini berfungsi tidak hanya sebagai wadah silaturahim, tetapi juga sebagai motor penggerak advokasi, penyampaian aspirasi masyarakat, dan penguatan ekonomi umat Islam di seluruh Indonesia.

Beberapa agenda utama Kaukus Nahdliyin DPD RI meliputi silaturahim strategis dengan lembaga seperti BAZNAS untuk membahas zakat sebagai pilar keadilan sosial; koordinasi internal antaranggota DPD untuk menyatukan visi dan misi; advokasi kebijakan yang berpihak kepada kepentingan umat Islam; serta penyampaian aspirasi warga Nahdliyin kepada pemerintah pusat. Forum ini juga mendorong penguatan ekonomi umat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk optimalisasi zakat.

Menurut Lia, kekompakan anggota DPD yang tergabung dalam Kaukus Nahdliyin akan memperkuat posisi mereka dalam mendorong kebijakan yang adil dan berkelanjutan.

“Sinergi antara DPR dan DPD, ditambah kekompakan Kaukus Nahdliyin, akan melahirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Latar belakang Kaukus Nahdliyin sendiri muncul dari kebutuhan para senator yang memiliki akar Nahdliyin untuk bersatu dalam mengadvokasi kepentingan masyarakat, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun pendidikan. Forum ini diharapkan menjadi penghubung efektif antara aspirasi daerah dan keputusan di tingkat nasional.

Dengan semangat kebersamaan dan harmonisasi lintas lembaga legislatif, Lia optimistis bahwa Kaukus Nahdliyin DPD RI akan terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah, nasional, sekaligus memperjuangkan kepentingan umat Islam di Indonesia.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru