Senator DPD RI Lia Istifhama: Polda Jatim Harus Utamakan Pendekatan Humanis dalam Penanganan Anak saat Demo

Rabu, 3 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Lia Istifhama (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Lia Istifhama (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pasca aksi demonstrasi yang berlangsung di berbagai daerah di Jawa Timur, perhatian publik kini tertuju pada cara penanganan aparat kepolisian terhadap peserta unjuk rasa, khususnya anak-anak dan pemuda. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal daerah ini, Lia Istifhama, menegaskan bahwa penanganan harus dilakukan secara humanis dan mengikuti ketentuan prosedur yang berlaku.

“Semua peserta aksi, baik orang dewasa maupun anak-anak, harus mendapatkan perlakuan yang baik. Kepolisian wajib mengedepankan pendekatan yang humanis,” ujar Lia, yang juga dikenal sebagai putri ulama kharismatik KH Maskur Hasyim, pada Selasa, (2/9/2025)

Lia memberikan perhatian khusus terhadap kelompok anak dan remaja yang kerap dianggap rentan saat terlibat dalam aksi massa. Menurut dia, trauma psikologis akibat penanganan yang kurang tepat dapat berdampak panjang bagi kesehatan mental dan perkembangan generasi muda sebagai penerus bangsa.

“Anak dan remaja yang ikut dalam demonstrasi harus dilindungi serta diarahkan secara bijak agar tidak mengalami tekanan berlebihan. Mereka adalah generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Senator asal Jawa Timur ini juga mendorong kepolisian untuk meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak seperti dinas sosial, psikolog, tokoh masyarakat, hingga lembaga pendidikan. Pendekatan terpadu diharapkan tidak hanya menitikberatkan pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan edukasi dan pembinaan kepada anak dan remaja yang terlibat demonstrasi.

“Polri bukan hanya penegak hukum, tapi juga pengayom masyarakat. Untuk itu, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil perlu diperkuat agar iklim demokrasi di Jawa Timur tetap kondusif tanpa menekan hak-hak rakyat,” tambah Lia.

Tak hanya soal penanganan unjuk rasa, Lia juga mengangkat isu penting dalam dunia pendidikan. Ia menyoroti beban administrasi yang tinggi bagi guru dan dosen yang dinilai mengurangi fokus mereka dalam mendidik karakter serta mental siswa dan mahasiswa.

“Guru adalah orang tua kedua di sekolah. Jangan sampai mereka kelelahan hanya karena urusan administrasi. Pemerintah harus memberikan ruang lebih besar bagi guru dan dosen untuk berperan secara optimal dalam membangun karakter generasi muda,” ujar Lia.

Bagi Lia, perhatian serius terhadap pendidikan serta kesejahteraan pemuda merupakan investasi penting menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

“ Generasi muda yang cerdas, terlindungi, dan bermental kuat diyakini akan menjadi kunci keberlanjutan dan kemajuan bangsa,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru