KENDAL,RadarBangsa.co.id – Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menyerahkan bantuan bibit jagung sebanyak 22,2 ton kepada tujuh gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin 15/12/2025. Bantuan diberikan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Bibit jagung bantuan dari Kementerian Pertanian itu akan ditanam di lahan seluas 1.400 hektare yang berada di kawasan perhutanan sosial.
Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan bantuan ini merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kendal.
“Ini adalah wujud kebersamaan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” kata Hendry dalam sambutannya.
Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungannya terhadap program bantuan bibit jagung bagi para petani. Menurutnya, keberhasilan program nasional membutuhkan kerja sama semua pihak.
“Negara kita sangat besar. Setiap program pemerintah pusat tentu membutuhkan kerja bersama, saling membantu, dan saling mendukung agar dapat berjalan optimal,” ujar Firnando.
Ia juga menyampaikan pesan Presiden agar ketahanan pangan terus dijaga demi mewujudkan kemandirian bangsa, khususnya di sektor pangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal Pandu Rapriat Rogojati mengatakan bantuan bibit jagung tersebut telah lama dinantikan oleh para petani.
“Sebelumnya kami mengajukan bantuan untuk lahan seluas 2.100 hektare. Alhamdulillah, meskipun belum seluruhnya terpenuhi, bantuan ini akhirnya terealisasi,” ungkap Pandu.
Ia, menambahkan pihaknya masih berharap bantuan serupa dapat kembali disalurkan guna memenuhi kebutuhan petani di Kabupaten Kendal.
Perwakilan gapoktan lahan perhutanan sosial menyampaikan bahwa berbagai dukungan dari pemangku kepentingan telah mendorong peningkatan produktivitas jagung di kawasan hutan.
“Kami yang berada di wilayah hutan sangat membutuhkan dukungan. Dengan semboyan Hutan Lestari, Masyarakat Mukti, kami juga menanam tanaman keras,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini masyarakat tani hutan telah menanam sekitar 90 ribu tanaman keras seperti mangga dan alpukat. Selain menjaga kelestarian hutan, tanaman tersebut juga menjadi sumber tambahan penghasilan.
Ketua Gapoktan Dadi Makmur Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, Sri Sanjaya, menyampaikan apresiasi kepada Polres Kendal, DPR RI, dan Pemerintah Kabupaten Kendal atas bantuan yang diberikan.
“Mudah-mudahan bantuan seperti ini bisa terus berlanjut ke depannya, tidak hanya tanaman pangan, tetapi juga tanaman keras untuk menjaga ekologi,” katanya.
Penulis : Rob
Editor : Arifin Zaenul








