Sosialisasi pengolahan sampah rumah tangga digelar di Muktiharjo Kidul

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Radarbangsa.co.id – Lurah Muktiharjo Kidul, Sofia Ernawati, SE MM bersama anggota DPRD Kota Semarang, Hanik Khoiru Solikah, SE MM, menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pengolahan serta pemilahan sampah rumah tangga di Balai Kelurahan Muktiharjo Kidul, Rabu (7/4/2025). Acara ini turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDIP, Krisseptiana SH MM (Tia Hendi) dan Lely Purwandari.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Hanik, sapaan akrab Hanik Khoiru Solikah, menyampaikan keprihatinannya terhadap penumpukan sampah di Kota Semarang. Ia mengatakan bahwa sudah saatnya masyarakat melihat sampah sebagai potensi ekonomi. “Sampah rumah tangga bisa diolah menjadi barang bernilai jual. Jika setiap warga memilah dari rumah, maka beban tempat pembuangan akhir bisa berkurang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan pengelolaan sampah perlu dilakukan dari hulu ke hilir, dimulai dari rumah tangga, dan harus melibatkan partisipasi aktif masyarakat. “Saya mendorong adanya alokasi anggaran khusus di lingkungan untuk mendukung program ini, termasuk pelatihan dan pengadaan alat pengolahan sampah,” tuturnya.

Sementara itu, Lurah Sofia Ernawati menyampaikan bahwa program dana RT sebesar Rp25 juta per tahun yang dicanangkan Pemerintah Kota Semarang bisa dimanfaatkan sebagai salah satu solusi konkret. “Dana ini bisa digunakan untuk beli alat komposter, pelatihan daur ulang, atau insentif bagi warga yang aktif memilah sampah. Jadi kita dorong penyelesaian dari masyarakat sendiri,” katanya.

Diskusi juga diisi dengan penjelasan dari Bagian Hukum Setda Kota Semarang terkait Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Para peserta mendapatkan edukasi tentang dasar hukum yang mendukung kebijakan pengelolaan sampah.

Lely Purwandari dan Tia Hendi yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi titik awal kesadaran kolektif warga dalam menjaga lingkungan. “Kami berharap gerakan seperti ini bisa ditiru di kelurahan lain agar Semarang lebih bersih dan sehat,” tutupnya.

Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari para ketua RT/RW dan tokoh masyarakat yang berkomitmen untuk memulai langkah kecil dari rumah masing-masing demi lingkungan yang lebih baik.

Lainnya:

Penulis : Tirta /Hosea

Editor : Bandi

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru