SPPG Lopang Lamongan Sisipkan Uang Tunai di Ompreng MBG, Doorprize Jumat Berkah Jadi Sorotan

Jumat, 19 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siswi MI Roudlotun Nasyi’in menunjukkan uang tunai doorprize “Jumat Berkah” yang diterimanya dari SPPG Lopang Kembangbahu, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Siswi MI Roudlotun Nasyi’in menunjukkan uang tunai doorprize “Jumat Berkah” yang diterimanya dari SPPG Lopang Kembangbahu, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, menarik perhatian publik setelah disertai pembagian uang tunai kepada penerima manfaat. Inovasi tersebut dinilai memberi warna baru dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi pelajar.

Dalam pelaksanaannya, uang tunai dengan nominal bervariasi, mulai Rp5 ribu hingga Rp50 ribu, disisipkan pada penutup ompreng makanan. Uang tersebut dibungkus plastik bening dan direkatkan menggunakan pita perekat agar aman saat dibagikan. Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok SPPG Lopang Kembangbahu Lamongan yang dikelola Yayasan Semesta Bentara Indonesia.

Video itu memperlihatkan petugas dapur menyiapkan paket MBG sekaligus menempelkan uang tunai di setiap wadah. Unggahan tersebut dengan cepat menyedot perhatian warganet, menuai ribuan tanda suka dan komentar positif yang menilai langkah tersebut sebagai pendekatan kreatif dan humanis dalam mendukung program pemerintah.

Mitra SPPG Desa Lopang Kembangbahu, Ganang Satria Wijaya, menjelaskan bahwa pembagian uang tunai tersebut bukan bagian dari anggaran pokok MBG, melainkan program tambahan berupa doorprize bertajuk “Jumat Berkah”.

“Ini murni inisiatif kami sebagai bentuk kreativitas sekaligus kejutan kecil bagi anak-anak. Uang tunai itu merupakan sedekah dari Yayasan Semesta Bentara Indonesia, bukan pengalihan dari anggaran makan bergizi gratis,” kata Ganang, Jumat (19/12/2025).

Menurut Ganang, program “Jumat Berkah” dirancang untuk membangun kedekatan emosional dengan para peserta didik, sekaligus menanamkan nilai berbagi dan kepedulian sosial. Selain memperoleh asupan gizi yang seimbang, siswa juga mendapat motivasi tambahan yang diharapkan berdampak pada semangat belajar.

“Nominalnya memang tidak besar, tapi maknanya yang ingin kami sampaikan. Anak-anak merasa diperhatikan dan dihargai. Uang tersebut bisa dimanfaatkan sebagai tambahan uang jajan, baik untuk siswa SD, SMP, maupun SMA,” ujarnya.

Respons positif juga datang dari para penerima manfaat. Salah satu siswi MI Roudlotun Nasyi’in mengaku senang dan terkejut saat menemukan uang tunai di dalam ompreng MBG yang diterimanya.

“Saya senang sekali. Terima kasih, hari ini dapat tambahan uang jajan. Semoga program Jumat Berkah ini bisa sering ada,” tuturnya.

Inisiatif SPPG Lopang Kembangbahu ini menunjukkan bahwa pelaksanaan MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga dapat dikemas secara inovatif dan berdampak sosial, selama tetap transparan dan tidak menyalahi ketentuan program.

Melalui pendekatan kreatif seperti “Jumat Berkah”, SPPG Lopang Kembangbahu Lamongan berupaya memperkuat manfaat MBG, baik dari sisi gizi maupun motivasi psikologis bagi pelajar.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Berita Terbaru