Tak Mau Kecolongan, Polsek Laren Antisipasi Sajam dan Gesekan Saat Hiburan musik Dangdut

Minggu, 30 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Laren bersama tiga pilar melaksanakan KRYD, Minggu (30/8). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Polsek Laren bersama tiga pilar melaksanakan KRYD, Minggu (30/8). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Tak mau kecolongan, Polsek Laren bersama tiga pilar meningkatkan kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan menyusul banyaknya wilayah kecamatan dan desa yang menggelar hiburan musik dangdut. Keramaian seperti ini menjadi perhatian petugas karena berpotensi memicu gesekan antarpemuda apabila tidak diantisipasi.

Petugas melakukan pemantauan wilayah sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga ketertiban selama hiburan berlangsung. Salah satu perhatian utama adalah mencegah pemuda membawa senjata tajam (sajam) maupun benda lain yang dapat membahayakan.

Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo, S.H., selaku Perwira Pengendali (Padal) pengamanan, mengatakan KRYD dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

“Personel kami bersama tiga pilar melaksanakan KRYD untuk menjaga wilayah tetap aman dan kondusif, terutama di lokasi yang sedang menyelenggarakan hiburan dangdut,” ujar AKP Anang.

Menurutnya, hiburan masyarakat merupakan bagian dari kegiatan sosial yang dapat dinikmati bersama. Namun, kondisi keramaian tetap membutuhkan pengawasan agar tidak dimanfaatkan untuk melakukan tindakan yang mengganggu keamanan.

Karena itu, Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak membawa senjata tajam, minuman keras maupun benda berbahaya lainnya ketika mendatangi lokasi hiburan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, jangan membawa sajam atau benda berbahaya lainnya ketika datang ke lokasi hiburan,” imbaunya.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing apabila terjadi persoalan kecil di tengah kerumunan. Setiap masalah diharapkan segera disampaikan kepada petugas sehingga dapat ditangani dan tidak berkembang menjadi konflik.

“Jangan mudah terpancing atau terprovokasi. Kalau ada persoalan, segera laporkan kepada petugas dan jangan menyelesaikannya dengan kekerasan,” tegasnya.

Kegiatan KRYD melibatkan unsur tiga pilar sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan secara bersama-sama. Kehadiran petugas di tengah masyarakat diharapkan dapat mencegah potensi gangguan sejak dini.

Selain mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, petugas juga melakukan pemantauan terhadap berbagai potensi gangguan lain yang dapat muncul selama hiburan berlangsung. Masyarakat diminta ikut menjaga suasana tetap tertib hingga kegiatan selesai.

AKP Anang berharap langkah tersebut dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menghadiri hiburan maupun warga yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan.

“Harapan kami seluruh kegiatan masyarakat dapat berjalan aman, tertib dan lancar. Masyarakat juga ikut membantu petugas dengan menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” harapnya.

Ia menambahkan, pengamanan tidak harus menunggu terjadinya gangguan. Menurutnya, langkah pencegahan melalui patroli, pemantauan dan komunikasi dengan masyarakat lebih penting untuk mengurangi potensi masalah.

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi masalah baru bertindak. Pencegahan harus dilakukan sejak awal agar potensi gesekan bisa diminimalkan,” tambahnya.

Kapolsek menilai sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci menjaga suasana tetap kondusif, khususnya ketika kegiatan hiburan digelar di sejumlah wilayah Kecamatan Laren.

Masyarakat juga diingatkan untuk menikmati hiburan secara bertanggung jawab dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Silakan menikmati hiburan, tetapi tetap jaga diri, jaga teman dan jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru