Tak Perlu Khawatir, Kurban 2026 di Jatim Aman: Stok Melimpah, PMK Terkendali

Senin, 27 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah memastikan kesiapan hewan kurban di Jawa Timur, Senin (27/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah memastikan kesiapan hewan kurban di Jawa Timur, Senin (27/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan pelaksanaan kurban Idul Adha 1447 H/2026 M berlangsung aman dan lancar. Ketersediaan hewan kurban dinyatakan surplus, sementara pengendalian penyakit ternak seperti PMK dan LSD diklaim berhasil ditekan signifikan—memberi jaminan ketenangan bagi masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kesiapan tersebut mencakup seluruh aspek krusial, mulai dari stok ternak, kesehatan hewan, hingga kesiapan tenaga profesional dan infrastruktur pemotongan.

Data dari dinas peternakan kabupaten/kota se-Jatim menunjukkan ketersediaan sapi mencapai 629.119 ekor, jauh di atas kebutuhan sekitar 70.550 ekor. Untuk kambing tersedia 940.693 ekor dengan kebutuhan 297.900 ekor, domba 484.468 ekor dengan kebutuhan 58.600 ekor, serta kerbau 1.698 ekor untuk kebutuhan sekitar 10 ekor.

“Alhamdulillah, ketersediaan ternak kurban di Jawa Timur tahun ini sangat mencukupi bahkan surplus. Ini menjadi jaminan masyarakat dapat berkurban dengan tenang,” ujar Khofifah, Senin (27/4).

Surplus ini tidak hanya memastikan stabilitas pasokan, tetapi juga berpotensi menjaga harga tetap terkendali di tingkat peternak maupun konsumen. Kondisi tersebut dinilai penting, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan momentum Idul Adha untuk memenuhi kebutuhan pangan berbasis protein hewani.

Dari sisi layanan publik, Pemprov Jatim menyiagakan 950 dokter hewan, 1.500 paramedik veteriner, dan 1.997 juru sembelih halal (JULEHA) bersertifikat di 38 kabupaten/kota. Mereka bertugas memastikan proses pemeriksaan ante mortem dan post mortem berjalan sesuai standar.

“Seluruh petugas memastikan hewan dalam kondisi sehat dan daging yang dihasilkan aman, sehat, utuh, dan halal,” tegasnya.

Infrastruktur pendukung juga diperkuat. Sebanyak 208 pasar hewan, 2.318 lapak penjualan, 133 Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R), serta lebih dari 25 ribu titik pemotongan disiapkan. Pengawasan dilakukan oleh 2.670 petugas pemeriksa kesehatan hewan.

Langkah ini menjadi respons atas kekhawatiran publik terhadap penyebaran penyakit hewan menular yang sempat mengganggu pasokan dan distribusi daging dalam beberapa tahun terakhir.

Khofifah memastikan, hingga April 2026, kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) telah terkendali berkat vaksinasi masif dan pengawasan ketat.

“Kasus PMK dan LSD di Jatim menurun signifikan. Masyarakat tidak perlu khawatir dalam melaksanakan kurban,” jelasnya.

Untuk menjaga keamanan distribusi, pemerintah juga memperketat lalu lintas ternak antarwilayah. Setiap hewan wajib mengantongi sertifikat veteriner dan telah mendapat vaksinasi minimal dosis pertama sebelum diperjualbelikan atau dipotong.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menjamin kesehatan hewan, tetapi juga melindungi masyarakat dari risiko konsumsi daging yang tidak layak.

Khofifah pun mengimbau masyarakat tetap memperhatikan kebersihan lingkungan dan tata cara penyembelihan sesuai syariat.

“Tidak perlu ragu berkurban. Ternak tersedia cukup dan penyakit sudah terkendali,” ujarnya.

Dengan kesiapan menyeluruh ini, Pemprov Jatim optimistis Idul Adha tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.

“Pelaksanaan kurban kami pastikan aman, lancar, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru