Trans Jatim Gratis Lebaran di Surabaya-Malang, Khofifah Dorong Mobilitas Aman

Rabu, 18 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan kebijakan transportasi publik gratis melalui layanan Trans Jatim selama dua hari, yakni 21–22 Maret 2026. Program ini berlaku di seluruh koridor Gerbangkertasusila dan Malang Raya, kecuali layanan Trans Jatim Luxury.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mempermudah mobilitas masyarakat saat momentum Idul Fitri 1447 Hijriah, ketika aktivitas silaturahmi meningkat signifikan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, pembebasan tarif Trans Jatim berlaku pada hari H dan H+1 Lebaran. Kebijakan ini dirancang sebagai stimulus agar masyarakat dapat bepergian dengan lebih mudah, aman, dan hemat.

Selain itu, Pemprov Jatim juga melakukan penyesuaian jam operasional pada hari pertama Lebaran. Layanan Trans Jatim akan mulai beroperasi pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB, menyesuaikan waktu pelaksanaan Salat Idul Fitri.

Sementara pada hari kedua Lebaran atau H+1, operasional kembali normal seperti hari biasa, yakni mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB. Penyesuaian ini diharapkan tetap menjaga kelancaran layanan tanpa mengganggu aktivitas utama masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan Lebaran yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya melalui layanan transportasi publik gratis,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, kebijakan ini juga bertujuan mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik selama periode Lebaran.

“Dengan adanya layanan Trans Jatim gratis ini, kami berharap perjalanan masyarakat menjadi lebih aman, tertib, dan nyaman,” tegasnya.

Program ini dinilai strategis dalam mengurangi kepadatan lalu lintas dan potensi kecelakaan selama arus Lebaran. Dengan meningkatnya penggunaan transportasi publik, tekanan di jalan raya dapat ditekan secara signifikan.

Selain itu, kebijakan ini juga memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun sistem transportasi yang inklusif dan berkelanjutan. Akses transportasi yang terjangkau menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat secara merata.

Khofifah mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas ini bersama keluarga dan kerabat selama Lebaran. “Naik Trans Jatim saat Lebaran adalah langkah kecil menuju perubahan besar menuju Jawa Timur yang tangguh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru