Transformasi Digital Lamongan Dipacu Lewat Ajang Lamongan Award 2025

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Momen penyerahan penghargaan Lamongan Award 2025 yang menyoroti inovasi digital. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Momen penyerahan penghargaan Lamongan Award 2025 yang menyoroti inovasi digital. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Transformasi digital menjadi benang merah dalam penyelenggaraan Lamongan Award 2025 yang digelar di Pendopo Lokatantra, Jumat (5/12). Pemerintah Kabupaten Lamongan menempatkan digitalisasi sebagai fondasi percepatan layanan publik sekaligus penguatan daya saing daerah.

Dari total 203 inovasi yang dinilai, sebanyak 72 di antaranya merupakan inovasi digital. Angka ini menunjukkan pergeseran paradigma birokrasi Lamongan yang makin adaptif terhadap teknologi. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa digitalisasi bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan dalam merespons tuntutan masyarakat. “Kami mendorong inovasi digital agar pelayanan lebih cepat, akurat, dan mudah dijangkau,” ucapnya.

Inovasi digital yang mencuat antara lain Simaya (Sistem Informasi Pembayaran PBB-P2), Megpreneur untuk pengembangan UMKM, hingga aplikasi pendidikan berbasis AI karya Kurnia Yahya dari SMK Muhammadiyah 1 Lamongan yang mampu membuat modul ajar secara otomatis. Pemerintah menilai inovasi semacam ini memberi peluang besar untuk meningkatkan kualitas layanan dasar seperti pendidikan dan administrasi publik.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menegaskan bahwa digitalisasi harus menyentuh kebutuhan nyata warga, bukan sekadar proyek berbasis tren. Ia menyampaikan bahwa inovasi harus berangkat dari riset dan mampu memberikan solusi berkelanjutan. “Digital bukan hanya aplikasi. Ia adalah cara baru pemerintah bekerja dan memahami warganya,” tegasnya.

Transformasi digital juga diperkuat melalui sinkronisasi inovasi dengan RPJMD, Renstra, dan prioritas pembangunan nasional. Pemerintah daerah memastikan setiap inovasi memiliki jalur implementasi yang jelas agar tidak mandek. Selain inovasi digital, pemerintah turut memberikan apresiasi kepada kecamatan berprestasi dalam peningkatan pendapatan daerah, termasuk Deket, Pucuk, Mantup, dan Kalitengah.

Lamongan Award 2025 dianggap sebagai momentum memperkuat arah digitalisasi birokrasi dan membangun standar baru bagi pelayanan publik. Pemerintah daerah berharap digitalisasi dapat memperkecil celah pelayanan manual dan menjangkau masyarakat lebih luas.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru

Komaruddin Hidayat

Opini

Mengakhiri Era Parcok

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:30