UM 2026 Naik, Kemnaker Sesuaikan Uang Saku Peserta Pemagangan Nasional di Sumbar

Jumat, 13 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berdialog dengan peserta Program Pemagangan Nasional di RS Unand, Padang, Kamis (12/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berdialog dengan peserta Program Pemagangan Nasional di RS Unand, Padang, Kamis (12/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PADANG, RadarBangsa.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan memastikan uang saku peserta Program Pemagangan Nasional (Maganghub) akan naik seiring kenaikan Upah Minimum (UM) 2026. Kebijakan ini ditegaskan saat kunjungan monitoring Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di RS Universitas Andalas, Kamis (12/2/2026).

Penyesuaian dilakukan karena besaran uang saku mengacu pada ketentuan UM di masing-masing wilayah. Di Provinsi Sumatera Barat, Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 tercatat Rp2.994.193 dan meningkat menjadi Rp3.182.955 pada 2026. Kenaikan tersebut berdampak langsung pada nominal uang saku peserta pemagangan.

“Karena UM 2026 mengalami kenaikan, maka uang saku peserta pemagangan juga naik,” ujar Yassierli di hadapan peserta magang.

Uang saku dalam program ini berfungsi sebagai dukungan biaya hidup selama peserta mengikuti pelatihan dan praktik kerja di perusahaan maupun institusi. Pemerintah menilai penyesuaian ini penting untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus meningkatkan kesejahteraan peserta, terutama di tengah dinamika biaya hidup.

Dalam kunjungan tersebut, Menaker melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program di RS Unand. Saat ini terdapat 46 peserta pemagangan yang ditempatkan di rumah sakit tersebut. Secara total, sebanyak 2.800 peserta mengikuti Program Pemagangan Nasional di Sumatera Barat.

Yassierli berdialog langsung dengan peserta mengenai pengalaman kerja, kesesuaian tugas dengan kompetensi, serta kualitas pembimbingan. Peserta menyampaikan program berjalan baik dan memberikan pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri kesehatan.

Ia menegaskan, Program Pemagangan Nasional merupakan salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul. Menurutnya, pemagangan menjadi strategi konkret menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus menekan angka pengangguran terbuka.

“Kita ingin anak-anak muda siap kerja, punya pengalaman langsung, dan kompetensinya sesuai kebutuhan industri,” katanya.

Ke depan, Kemnaker akan terus melakukan evaluasi agar program semakin adaptif dan berkualitas. Pemerintah juga mendorong kolaborasi dengan dunia usaha agar penempatan peserta makin tepat sasaran.

“Manfaatkan uang saku ini dengan bijak dan produktif,” pesan Yassierli menutup kunjungan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru