UMKM Kendal Tumbuh Pesat, Disdagkop Gelar Bazar di Stadion

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Potensi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kendal terus mengalami lonjakan signifikan.

Berdasarkan pendataan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, jumlah UMKM di Kendal pada tahun 2024 tercatat mencapai 39.394 pelaku, melonjak hampir dua kali lipat dibanding tahun 2023 yang hanya berjumlah 20.123 UMKM.

Tren positif ini ditandai dengan digelarnya Bazar UMKM “UMKM Tangguh, Kendal Kuat” oleh Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kendal di Stadion Utama Kendal, Sabtu–Minggu (23–24/8/2025).

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari secara resmi membuka bazar yang menghadirkan ratusan produk lokal, mulai dari makanan dan minuman kemasan, herbal, madu, jajanan tradisional, hingga bibit tanaman anggur.

Kegiatan juga semakin meriah dengan senam sehat bersama masyarakat.

Kepala Disdagkop UKM Kendal, Toni Ari Wibowo, menyebutkan bahwa pertumbuhan UMKM di Kendal tidak lepas dari kreativitas masyarakat yang terus meningkat, terutama di sektor perdagangan.

“Dari data 2024, sebanyak 47 persen UMKM Kendal bergerak di bidang perdagangan. Sisanya tersebar di sektor perikanan, perkebunan, pertanian, dan lainnya,” jelas Toni.

Namun, lanjut Toni, tantangan yang dihadapi pelaku UMKM masih cukup besar, terutama terkait keterbatasan sarana dan prasarana.

Karena itu, Pemkab Kendal berupaya terus mendorong pelaku usaha naik kelas melalui pelatihan, fasilitasi perizinan, hingga penguatan digital marketing.

“Maka setiap tahun kami adakan pelatihan, mulai dari pengelolaan manajemen internal, batik, hingga live TikTok. Bazar ini juga menjadi salah satu bentuk fasilitasi agar UMKM semakin berkembang,” ungkapnya.

Seorang, pelaku UMKM, Niah, pemilik produk kerupuk daun kelor, mengaku terbantu dengan program pelatihan yang digelar Disdagkop Kendal.

“Pelatihan pengemasan dan marketing sangat bermanfaat. Produk kami jadi lebih dikenal dan bisa bersaing,” katanya.

Meski begitu, dengan dukungan pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, UMKM Kendal diharapkan semakin tangguh menghadapi persaingan pasar, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

 

Lainnya:

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot
DPRD Sampang Bongkar Evaluasi Kinerja Pemkab, LKPj Bupati 2025 Disorot demi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:22 WIB

Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:53 WIB

Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen

Berita Terbaru