UNDP Lirik Inovasi Banyuwangi, Peluang Kolaborasi Global Terbuka

Kamis, 2 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ipuk bertemu perwakilan UNDP di Pendopo Banyuwangi, Selasa (31/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Ipuk bertemu perwakilan UNDP di Pendopo Banyuwangi, Selasa (31/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Inovasi pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapat perhatian positif dari United Nations Development Programme (UNDP). Lembaga PBB tersebut bahkan membuka peluang kolaborasi untuk mengembangkan sejumlah program unggulan di daerah tersebut.

Kunjungan Deputy Resident Representative UNDP, Sujala Pant, bersama tim Kementerian Koordinator Pangan ke Pendopo Banyuwangi, Selasa (31/3/2026), menjadi momentum awal penjajakan kerja sama strategis lintas sektor.

Dalam pertemuan itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan berbagai program prioritas yang telah berjalan. Mulai dari pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, pengembangan pertanian organik, hingga penguatan kelembagaan nelayan.

Selain itu, Banyuwangi juga telah mengembangkan transformasi digital, termasuk menjadi pilot project nasional untuk digitalisasi bantuan sosial. Program-program tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Sujala Pant menyebut Banyuwangi sebagai daerah yang adaptif dan terbuka terhadap kolaborasi. Pengalaman bekerja sama dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional, menjadi nilai tambah dalam pengembangan program ke depan.

“Saya melihat banyak peluang yang sangat berkaitan dengan prioritas UNDP di Banyuwangi, dan sejalan dengan visi Ibu Bupati untuk dikembangkan,” ujar Sujala.

Sementara itu, Ipuk menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus membuka ruang kerja sama. “Kami sangat terbuka untuk kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan,” kata Ipuk.

Sejumlah program Banyuwangi sebelumnya telah melibatkan mitra global, seperti pengelolaan TPS3R bersama Norwegia dan Uni Emirat Arab, serta penanganan sampah laut dengan Sungai Watch. Kolaborasi ini dinilai mampu memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi tantangan lingkungan dan ekonomi.

Jika kerja sama dengan UNDP terealisasi, peluang peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan diproyeksikan semakin besar.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal menuju sinergi global yang lebih luas. “Banyak yang nyambung antara prioritas UNDP dengan visi daerah, khususnya dalam kesejahteraan masyarakat,” pungkas Sujala.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru