Verifikasi IGA 2025, Inovasi Ngawi Masuk Tahap Penilaian

Jumat, 21 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Ngawi menerima kunjungan tim penilai Innovative Government Award (IGA) 2025 untuk menjalani proses verifikasi lapangan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Ngawi, Rabu (19/11/2025). Kehadiran tim dari Kemenko PMK dan Kemendagri ini menandai masuknya Ngawi ke tahap penilaian lanjutan yang dikenal paling kompetitif di kategori kabupaten.

Rombongan yang dipimpin Asisten Deputi Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK, Linda Restaningrum, disertai Analis Kebijakan Ahli Muda Kemendagri Garsy Simorangkir serta staf Kemenko PMK Citra Widya. Mereka diterima langsung Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, bersama jajaran perangkat daerah.

Antok menyampaikan bahwa Ngawi mengusulkan dua inovasi utama pada IGA 2025, yakni Si Gading sebagai inovasi digital dan El Farm sebagai inovasi non-digital. Menurutnya, keduanya diarahkan untuk mempercepat layanan publik sekaligus memperbaiki tata kelola pemerintahan berbasis kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap dua inovasi ini mampu menjadi solusi nyata, bukan hanya memenuhi indikator penilaian. Target kami adalah manfaat yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan penilai, Linda Restaningrum, mengungkapkan bahwa verifikasi tahun ini berlangsung lebih ketat karena kategori kabupaten menjadi yang paling banyak pesertanya, mencapai 24 daerah.
“Kami mengapresiasi capaian Ngawi sejauh ini. Namun, verifikasi lapangan diperlukan untuk memastikan kekuatan data pendukung, mulai SK, Perbup, hingga dokumen teknis lain yang melengkapi paparan,” jelasnya.

Linda juga menyoroti keberhasilan Si Gading yang lebih dahulu meraih penghargaan BKN. Menurutnya, rekam jejak positif tersebut menjadi modal kuat bagi Ngawi dalam proses penjurian.
“Si Gading menunjukkan inovasi daerah bisa kompetitif secara nasional. Itu hal yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Usai sesi pemaparan, tim dijadwalkan meninjau langsung pelaksanaan El Farm dan berdialog dengan penerima manfaat untuk melihat dampaknya terhadap layanan publik dan peningkatan kesejahteraan.

Kunjungan ini menjadi langkah penting menuju penentuan Innovative Government Award 2025. Pemkab Ngawi berharap keberadaan dua inovasi tersebut mampu memperluas kualitas pelayanan publik dan menjaga konsistensi tata kelola yang efektif di tingkat daerah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Berita Terbaru