NGAWI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Ngawi menerima kunjungan tim penilai Innovative Government Award (IGA) 2025 untuk menjalani proses verifikasi lapangan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Ngawi, Rabu (19/11/2025). Kehadiran tim dari Kemenko PMK dan Kemendagri ini menandai masuknya Ngawi ke tahap penilaian lanjutan yang dikenal paling kompetitif di kategori kabupaten.
Rombongan yang dipimpin Asisten Deputi Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK, Linda Restaningrum, disertai Analis Kebijakan Ahli Muda Kemendagri Garsy Simorangkir serta staf Kemenko PMK Citra Widya. Mereka diterima langsung Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, bersama jajaran perangkat daerah.
Antok menyampaikan bahwa Ngawi mengusulkan dua inovasi utama pada IGA 2025, yakni Si Gading sebagai inovasi digital dan El Farm sebagai inovasi non-digital. Menurutnya, keduanya diarahkan untuk mempercepat layanan publik sekaligus memperbaiki tata kelola pemerintahan berbasis kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap dua inovasi ini mampu menjadi solusi nyata, bukan hanya memenuhi indikator penilaian. Target kami adalah manfaat yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Perwakilan penilai, Linda Restaningrum, mengungkapkan bahwa verifikasi tahun ini berlangsung lebih ketat karena kategori kabupaten menjadi yang paling banyak pesertanya, mencapai 24 daerah.
“Kami mengapresiasi capaian Ngawi sejauh ini. Namun, verifikasi lapangan diperlukan untuk memastikan kekuatan data pendukung, mulai SK, Perbup, hingga dokumen teknis lain yang melengkapi paparan,” jelasnya.
Linda juga menyoroti keberhasilan Si Gading yang lebih dahulu meraih penghargaan BKN. Menurutnya, rekam jejak positif tersebut menjadi modal kuat bagi Ngawi dalam proses penjurian.
“Si Gading menunjukkan inovasi daerah bisa kompetitif secara nasional. Itu hal yang patut diapresiasi,” tambahnya.
Usai sesi pemaparan, tim dijadwalkan meninjau langsung pelaksanaan El Farm dan berdialog dengan penerima manfaat untuk melihat dampaknya terhadap layanan publik dan peningkatan kesejahteraan.
Kunjungan ini menjadi langkah penting menuju penentuan Innovative Government Award 2025. Pemkab Ngawi berharap keberadaan dua inovasi tersebut mampu memperluas kualitas pelayanan publik dan menjaga konsistensi tata kelola yang efektif di tingkat daerah.
Lainnya:
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








