SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melayat ke rumah duka almarhum M. Saiful Anas (46), staf Satpol PP yang bertugas di rumah dinas wabup, Senin (27/4/2026). Tak sekadar takziah, kunjungan ini menyoroti pentingnya jaminan layanan kesehatan dan perhatian pemerintah terhadap aparatur sipil negara (ASN).
Kunjungan dilakukan di Perumahan Kahuripan Nirwana, Kecamatan Kota Sidoarjo, didampingi Camat Azis Muslim. Kehadiran wabup disambut keluarga almarhum, termasuk istri, Ny. Ana, dalam suasana duka yang mendalam.
Dalam kesempatan itu, Mimik menyampaikan belasungkawa sekaligus mengapresiasi dedikasi almarhum selama bertugas. “Kami atas nama Pemkab Sidoarjo turut berduka cita. Almarhum telah mengabdi dengan baik, termasuk menjaga rumah dinas selama satu tahun terakhir,” ujarnya.
Peristiwa ini juga menyoroti pentingnya perlindungan kesehatan bagi pegawai lapangan. Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum sempat menjalani perawatan akibat penyakit ginjal. Proses penanganan disebut berjalan cepat berkat dukungan pemerintah daerah.
“Bu Wabup membantu sejak awal. Mulai mencarikan kamar rumah sakit, mengurus BPJS, hingga ambulans. Semua proses dipermudah,” kata Ny. Ana dengan mata berkaca-kaca.
Dari sisi pelayanan publik, respons cepat terhadap kebutuhan kesehatan ASN menjadi indikator penting kinerja pemerintah. Dukungan administratif hingga fasilitas kesehatan dinilai membantu meringankan beban keluarga di tengah situasi darurat.
Selain itu, perhatian terhadap pegawai non-struktural seperti petugas penjaga rumah dinas menunjukkan pendekatan humanis dalam tata kelola pemerintahan. Hal ini dinilai dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas aparatur.
“Ini bentuk tanggung jawab moral kami. ASN adalah bagian dari keluarga besar pemerintah daerah yang harus kita perhatikan, terutama saat menghadapi musibah,” tegas Mimik.
Kunjungan takziah ini menjadi pengingat bahwa di balik pelayanan publik, ada peran penting individu yang membutuhkan perlindungan dan kepastian layanan dari negara.
Penulis : Rino
Editor : Zainul Arifin


















Komentar