Wabup Sidoarjo Turun Tangan, Distribusi Minyak Goreng Dipastikan Aman

Selasa, 21 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menerima perwakilan PT Megasurya Mas, Selasa (21/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menerima perwakilan PT Megasurya Mas, Selasa (21/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan distribusi minyak goreng tetap stabil di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap harga dan ketersediaan. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, turun langsung memantau isu tersebut melalui pertemuan dengan pihak produsen, Selasa (21/4/2026).

Pertemuan bersama Humas PT Megasurya Mas di rumah dinas wakil bupati itu menyoroti pentingnya pengawasan distribusi hingga ke tingkat pasar. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah kelangkaan dan lonjakan harga yang berdampak langsung pada kebutuhan pokok warga.

Mimik menegaskan, peran aktif Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menjadi kunci. Ia meminta jajaran dinas tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi turun langsung ke lapangan menyerap keluhan masyarakat.

“Saya harap Disperindag rutin turun ke bawah, mendengar langsung kondisi harga dan stok minyak goreng di masyarakat,” tegasnya.

Plt. Kepala Disperindag Sidoarjo, Heppy Setia Ning Tias, memastikan hingga saat ini distribusi berjalan normal. Pasokan minyak goreng ke pasar tradisional maupun modern disebut tidak mengalami hambatan.

“Stok aman dan distribusi ke pasar-pasar tidak ada kendala,” ujarnya.

Sementara itu, pihak produsen melalui perwakilan PT Megasurya Mas, Ponco Agung Wibisono, menegaskan komitmen untuk menjaga pasokan tetap stabil. Dukungan terhadap pemerintah daerah disebut sebagai bagian dari tanggung jawab industri terhadap kebutuhan publik.

“Kami siap mendukung penuh upaya Pemkab Sidoarjo dalam menjaga ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat,” katanya.

Penguatan koordinasi ini menjadi langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan permintaan. Pemerintah daerah ingin memastikan warga tidak terbebani harga tinggi maupun kelangkaan barang kebutuhan pokok.

Penulis : Rino

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru