Wacana Sekolah dari Rumah Mencuat, Anggota DPD RI Lia Istifhama Peringatkan Kesenjangan dan Turunnya Capaian Belajar

Jumat, 27 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat memberikan keterangan, Jumat (27/03) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat memberikan keterangan, Jumat (27/03) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Wacana pembelajaran dari rumah kembali mencuat di tengah dorongan efisiensi energi global. Namun, kebijakan ini memicu perdebatan serius terkait efektivitasnya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.

Anggota DPD RI, Lia Istifhama, menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka masih menjadi pilihan utama yang harus diprioritaskan. Ia menilai interaksi langsung antara guru dan siswa tetap krusial dalam proses pendidikan.

Menurut Lia, tidak semua aspek pembelajaran dapat dialihkan ke sistem daring. “Bahwa tidak semua aspek pendidikan bisa dialihkan ke sistem daring, terutama kegiatan yang membutuhkan interaksi langsung,” ujarnya, Jumat (27/03).

Ia menambahkan, pembelajaran tatap muka memiliki keunggulan yang sulit tergantikan. “Pembelajaran tatap muka harus tetap menjadi prioritas karena lebih efektif dan mampu menjaga kualitas interaksi,” tegasnya. “Banyak aspek seperti praktikum dan pembentukan karakter yang tidak bisa tergantikan oleh pembelajaran jarak jauh.”

Dalam konteks efisiensi energi, Lia menilai kebijakan zonasi pendidikan telah membantu mengurangi mobilitas siswa. “Dengan sistem zonasi, jarak sekolah lebih dekat sehingga konsumsi energi dari transportasi bisa ditekan. Jadi, tatap muka tidak selalu identik dengan pemborosan energi,” jelasnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan sejumlah risiko jika pembelajaran jarak jauh diterapkan secara luas. “Belajar dari rumah berpotensi menimbulkan learning loss dan kesenjangan akses, terutama bagi siswa yang tidak memiliki fasilitas memadai,” ungkap Lia.

Ia juga menyoroti dampak sosial-emosional pada siswa. “Interaksi yang minim bisa memengaruhi perkembangan karakter dan kemampuan sosial anak. Ini yang harus menjadi perhatian serius,” katanya.

Meski demikian, Lia membuka ruang bagi pembelajaran daring dalam kondisi tertentu. “Dalam situasi darurat seperti bencana atau keterbatasan tenaga pendidik, sistem daring tetap relevan sebagai solusi agar pembelajaran tidak terhenti,” tambahnya.

Menjelang masa pascalibur Idulfitri, Lia mengimbau pemerintah daerah tetap mengutamakan pembelajaran tatap muka. “Pemerintah harus memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga dan lingkungan belajar aman serta kondusif bagi siswa,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan
KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan
312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:02

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Minggu, 1 November 2026 - 05:55

KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Berita Terbaru