Wajah Baru Stasiun Lamongan Mulai Disiapkan, Pemkab Dukung Penataan Total dari KAI

Kamis, 10 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kiri) menerima cendera mata berupa miniatur lokomotif dari Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo (kanan) usai pertemuan membahas rencana penataan kawasan Stasiun Lamongan, Rabu (9/7/2025), di Pendopo Lokatantra. |Foto.Dok Ho/RadarBangsa

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kiri) menerima cendera mata berupa miniatur lokomotif dari Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo (kanan) usai pertemuan membahas rencana penataan kawasan Stasiun Lamongan, Rabu (9/7/2025), di Pendopo Lokatantra. |Foto.Dok Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id– Pemerintah Kabupaten Lamongan menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penataan ulang kawasan Stasiun Lamongan oleh PT Kerta Api Indonesia  (KAI). Langkah ini dinilai selaras dengan komitmen daerah dalam membangun wajah kota yang tertib, indah, dan ramah transportasi publik.

Rencana strategis tersebut dibahas dalam pertemuan resmi antara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan jajaran PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya yang berlangsung di Pendopo Lokatantra, Rabu (9/7/2025).

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menyambut positif gagasan KAI dalam membenahi kawasan stasiun, tak hanya dari sisi estetika tetapi juga dalam hal keselamatan, tata ruang, dan kenyamanan pengguna jasa. Ia menegaskan bahwa penataan kawasan stasiun harus menjadi bagian integral dari perencanaan kota yang lebih luas.

“Kami menyambut baik upaya ini, karena revitalisasi Stasiun Lamongan akan memberi nilai tambah bukan hanya bagi penumpang, tetapi juga bagi tata kota secara keseluruhan. Penataan ini harus merepresentasikan wajah Lamongan yang modern, tertib, dan tetap mengedepankan ciri khas lokal,” ujar Pak Yes.

Penataan tersebut tidak hanya difokuskan pada aspek keindahan bangunan dan lingkungan sekitar stasiun, tetapi juga menyasar pemanfaatan ruang terbuka hijau, peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang, serta penertiban bangunan liar yang selama ini dinilai mengganggu estetika dan ketertiban kota.

Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, mengungkapkan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal menjadi pijakan utama dalam perencanaan penataan ulang. Menurutnya, kawasan stasiun bukan hanya tempat naik-turun penumpang, tapi juga cerminan karakter kota.

“Kami ingin Stasiun Lamongan menjadi simpul transportasi yang tidak hanya fungsional, tetapi juga nyaman, aman, dan menggambarkan identitas lokal. Penataan ulang ini akan mencakup pembenahan RTH, penguatan keselamatan di perlintasan sebidang, hingga penataan ulang bangunan-bangunan liar yang berada di sekitar gerbang stasiun,” jelas Wisnu.

Rencana ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas publik yang berdaya guna jangka panjang. Dengan mobilitas masyarakat Lamongan yang terus meningkat, kehadiran stasiun yang tertib dan ramah pengguna akan menjadi salah satu penopang utama ekonomi lokal, termasuk sektor perdagangan dan pariwisata.

Seiring dengan itu, sinergi antara Pemkab Lamongan dan PT KAI diharapkan mampu membentuk tata ruang kota yang lebih adaptif terhadap pertumbuhan kawasan, namun tetap mengakar pada nilai-nilai lokal.

“Ke depan, kawasan Stasiun Lamongan bukan hanya titik singgah, tetapi akan menjadi wajah baru kota, simbol keterbukaan dan modernitas yang tetap berpijak pada jati diri Lamongan,” pungkas Pak Yes.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru