Wamenaker Bongkar Masalah Anak Muda Sulit Tembus Dunia Kerja Digital

Rabu, 27 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menghadiri peluncuran program ANDAL di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menghadiri peluncuran program ANDAL di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Percepatan ekonomi digital mulai memunculkan tantangan baru bagi generasi muda Indonesia. Di tengah kebutuhan industri yang terus berubah, masih banyak anak muda yang kesulitan mengakses pelatihan kerja, peningkatan skill, hingga peluang kerja yang setara.

Kondisi itu disorot Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat menghadiri peluncuran program Anak Muda untuk Dunia Kerja dan Wirausaha Digital Inklusif (ANDAL) yang digelar YCAB Foundation di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Afriansyah menegaskan, transformasi digital tidak boleh hanya dinikmati kelompok tertentu. Menurutnya, pemerintah kini menghadapi tantangan serius dalam memastikan seluruh generasi muda memiliki kesempatan yang sama untuk masuk ke dunia kerja.

“Proses penyiapan generasi muda untuk memasuki dunia kerja masih menghadapi tantangan, terutama akses pendidikan, pelatihan, dan pengembangan keterampilan yang belum merata,” ujarnya.

Ia menilai ketimpangan akses tersebut bisa berdampak langsung terhadap daya saing tenaga kerja nasional. Di sisi lain, kebutuhan industri digital terus bergerak cepat dan menuntut kemampuan baru yang lebih adaptif.

Karena itu, pemerintah mulai memperkuat transformasi pelatihan vokasi agar lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja modern.

“Pemerintah terus memperkuat transformasi pelatihan vokasi agar lebih responsif terhadap perkembangan industri dan kebutuhan pasar kerja,” katanya.

Selain soal keterampilan, Afriansyah juga menyoroti pentingnya lingkungan kerja yang inklusif dan bebas diskriminasi. Ia menegaskan kesempatan kerja harus terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa pengecualian.

“Prinsip inklusivitas menjadi bagian penting dalam kebijakan ketenagakerjaan nasional, termasuk memperluas akses kesempatan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi,” tegasnya.

Kementerian Ketenagakerjaan sendiri saat ini memperkuat sejumlah program strategis, mulai dari pengembangan tenaga kerja mandiri, program padat karya, hingga layanan digital SIAPKerja untuk memperluas akses informasi ketenagakerjaan di berbagai daerah.

Afriansyah menekankan persoalan ketenagakerjaan tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. Dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat sipil diminta ikut terlibat menyiapkan SDM yang mampu bertahan di tengah persaingan kerja digital yang semakin ketat.

“Penguatan ekosistem ketenagakerjaan membutuhkan kolaborasi semua pihak agar generasi muda tidak tertinggal dalam perubahan dunia kerja,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru