Warga Kertomulyo Diringkus Usai Bobol SDN 2 Sukodono, Gasak 7 Laptop

Jumat, 12 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Satuan Reserse Kriminal Polres Kendal menangkap dua pemuda kasus pencurian dengan pemberatan di SDN 2 Sukodono, Kecamatan Kendal. Salah satu pelaku merupakan warga Desa Kertomulyo, Brangsong.

Kasus pencurian ini terjadi pada Sabtu (29/11/2025) dan dilaporkan ke polisi pada Rabu (3/12/2025). Pelaku menggondol tujuh unit laptop milik sekolah dengan modus membobol atap ruang guru.

Kasi Humas Polres Kendal, AKP Rasban saat dikonfirmasi membenarkan aksi pencurian terungkap setelah tukang kebun sekolah, Hartomo, mendapati ruang guru dalam kondisi berantakan saat hendak membersihkan ruangan pada pagi hari.

“Saat dicek, tujuh laptop yang disimpan di lemari telah raib. Pihak sekolah kemudian membuat laporan ke Polres Kendal,”ujar Rasban.

Menurut dia, Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua tersangka. Mereka adalah BAS (19), warga Dukuh Terboyo, Desa Tosari, Kecamatan Brangsong, dan YDP (19), warga Dukuh Tabak Wetas, Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong.

“Kedua pelaku diringkus tak lama setelah identitas pelaku terungkap,”tuturnya.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan satu laptop hasil curian, sebuah senter, serta jumper hitam yang dipakai saat beraksi. Dari lokasi kejadian, petugas juga menemukan lima kardus laptop, satu tangga berwarna coklat, dan dua nota pembelian.

Kasi Humas Polres Kendal AKP Rasban membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku masuk melalui atap ruang guru kemudian mengambil tujuh laptop dari dalam lemari. Kerugian sekolah mencapai sekitar tiga puluh juta rupiah. Saat ini kedua tersangka sudah kami amankan dan sedang menjalani proses penyidikan,” katanya.

Bahwa penyidik akan melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum. Kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Polres Kendal juga mengimbau sekolah dan fasilitas publik lainnya untuk meningkatkan sistem pengamanan guna mencegah kejadian serupa,”tandasnya.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Berita Terbaru