200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Diserahkan di Banyuwangi, Ringankan Beban Tukang Becak Lansia

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mencoba becak listrik usai penyerahan bantuan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Sabtu (24/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mencoba becak listrik usai penyerahan bantuan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Sabtu (24/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto yang diserahkan secara simbolis di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Sabtu (24/1/2026). Bantuan ini menyasar pengemudi becak lanjut usia sebagai upaya meringankan beban kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan di sektor transportasi rakyat.

Penyerahan dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Nanik S Deyang. Para penerima adalah tukang becak yang selama puluhan tahun mengandalkan tenaga fisik, meski usia dan kondisi kesehatan kian terbatas.

Salah satunya Misdi (88), warga Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari. Selama 25 tahun ia menarik becak untuk mengantar sayur dan hasil kebun warga, lalu mencari penumpang hingga wilayah Rogojampi. Di usia senja, Misdi mengaku kekuatannya menurun dan sempat terserang stroke ringan. “Alhamdulillah sekarang dapat becak listrik dari Bapak Presiden. Kalau jalan berat pakai listrik, kalau landai saya kayuh,” ujarnya.

Cerita serupa disampaikan Mislani (79), pengemudi becak asal Kelurahan Dadapan, Kecamatan Kabat. Ia menarik becak sejak 1964 dan masih mangkal di sekitar Jalan A. Yani. “Tidak menyangka dapat bantuan. Dengan becak listrik ini nariknya jadi enteng,” katanya.

Bupati Ipuk menegaskan, bantuan becak listrik ini tidak hanya berdampak pada kesehatan dan produktivitas pengemudi, tetapi juga membuka peluang integrasi dengan sektor pariwisata. “Ke depan, becak listrik bisa menjadi layanan transportasi wisata sekaligus angkutan harian ramah lingkungan,” kata Ipuk. Pemkab Banyuwangi, lanjutnya, juga mendorong penggunaan transportasi umum melalui kebijakan ASN menggunakan angkutan umum setiap Jumat.

Wakil Ketua Yayasan GSN Nanik S Deyang menyampaikan, program ini merupakan inisiatif pribadi Presiden Prabowo Subianto yang lahir dari kepedulian terhadap tukang becak. Setiap unit becak listrik bernilai sekitar Rp22 juta. “Kami minta bantuan ini dirawat dan tidak diperjualbelikan. Kami juga berharap ada regulasi daerah agar pemanfaatannya berkelanjutan,” ujarnya.

Usai penyerahan, Bupati Ipuk bersama jajaran Forkopimda dan GSN menjajal langsung becak listrik berkeliling Taman Sritanjung. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret pengentasan kemiskinan sekaligus penguatan transportasi ramah lingkungan di Banyuwangi.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru