230 Calon Kades di Sidoarjo Teken Ikrar Damai, Pilkades Mulai Memanas

Rabu, 13 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 230 calon kepala desa mengikuti deklarasi damai Pilkades di Sidoarjo, Rabu (13/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Sebanyak 230 calon kepala desa mengikuti deklarasi damai Pilkades di Sidoarjo, Rabu (13/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Menjelang pelaksanaan Pilkades serentak pada 24 Mei 2026, suhu politik desa di Kabupaten Sidoarjo mulai menghangat. Sebanyak 230 calon kepala desa dari 80 desa resmi menandatangani deklarasi damai di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (13/5/2026).

Deklarasi itu menjadi penegasan bahwa seluruh kandidat siap mengikuti kontestasi secara santun dan demokratis di tengah tingginya tensi persaingan politik desa yang mulai terasa di sejumlah wilayah.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Subandi, jajaran Forkopimda, para camat, hingga seluruh calon kepala desa peserta Pilkades serentak 2026.

Dalam forum itu, para kandidat diminta menjaga kondusivitas wilayah dan menghindari praktik kampanye yang memicu konflik sosial di masyarakat. Pemerintah daerah menilai Pilkades bukan sekadar perebutan jabatan, tetapi penentu arah pembangunan desa dalam beberapa tahun ke depan.

Bupati Subandi menegaskan kepala desa memiliki posisi strategis karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat, mulai pelayanan publik hingga pengelolaan anggaran desa.

“Desa yang kuat akan melahirkan kabupaten yang kuat. Jadikan Pilkades sebagai sarana memilih pemimpin terbaik yang mampu menjaga persatuan dan membawa kemajuan,” ujar Subandi.

Ia juga mengingatkan seluruh kandidat dan tim sukses agar tidak menggunakan cara-cara provokatif selama masa kampanye berlangsung. Menurutnya, konflik dalam Pilkades kerap dipicu persaingan emosional antarpendukung yang melibatkan hubungan sosial antarwarga desa sendiri.

Karena itu, Subandi meminta seluruh Forkopimcam bersama aparat keamanan melakukan pemetaan potensi kerawanan di masing-masing wilayah sejak dini.

“Saya minta seluruh Forkopimcam melakukan pendampingan ketat. Antisipasi setiap potensi kerawanan agar pelaksanaan Pilkades tetap aman dan lancar,” tegasnya.

Pilkades serentak 2026 di Kabupaten Sidoarjo sendiri diikuti 230 kandidat yang tersebar di 17 kecamatan. Tingginya jumlah peserta dinilai menunjukkan antusiasme masyarakat desa untuk terlibat langsung dalam menentukan arah kepemimpinan di wilayahnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo, Ainun Amalia, mengatakan deklarasi damai sengaja dilakukan lebih awal untuk menekan potensi gesekan sosial yang biasanya meningkat menjelang hari pemungutan suara.

Menurutnya, seluruh kandidat harus menjadikan kampanye sebagai ruang adu gagasan, bukan arena saling menyerang atau menyebarkan isu yang memecah masyarakat.

“Tujuan deklarasi ini adalah membangun komitmen bersama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kampanye harus santun agar menghasilkan pemimpin desa yang amanah dan berkualitas,” ujar Ainun.

Di sisi lain, Pilkades juga menjadi perhatian publik karena kepala desa memiliki kewenangan besar dalam mengelola APBDes serta menjalankan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Besarnya kewenangan tersebut membuat kontestasi Pilkades sering berlangsung ketat, bahkan berpotensi memicu konflik horizontal jika tidak dikendalikan sejak awal. Karena itu, aparat keamanan dan pemerintah daerah mulai meningkatkan pengawasan di sejumlah titik yang dianggap rawan.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, kepala desa memiliki masa jabatan delapan tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu periode berikutnya. Posisi tersebut menjadikan kepala desa sebagai salah satu jabatan politik paling berpengaruh di tingkat akar rumput.

Deklarasi damai yang diteken ratusan calon kepala desa di Sidoarjo diharapkan menjadi sinyal bahwa pesta demokrasi desa tetap bisa berjalan tanpa gesekan yang merugikan masyarakat.

Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana para kandidat menjaga komitmen tersebut selama masa kampanye hingga hari pemungutan suara berlangsung pada akhir Mei mendatang.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur
LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi
Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Anggota DPD Lia Istifhama Apresiasi Perhatian Pemprov Jatim terhadap Pendidikan Al-Qur’an
Defisit Fiskal Disorot DPRD Ngawi, Perda Perubahan APBD 2026 Disahkan
Anggota DPR RI Lia Istifhama Apresiasi Gresik Hajj Fest, Dorong Layanan Jemaah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:17

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur

Selasa, 15 September 2026 - 18:30

LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi

Selasa, 15 September 2026 - 14:12

Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun

Selasa, 15 September 2026 - 10:05

Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Berita Terbaru