LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebutuhan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat dan akurat mendorong Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkuat agenda reformasi birokrasi. Pemerintah menegaskan bahwa kunci keberhasilan perubahan tersebut terletak pada profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjalankan fungsi pelayanan setiap hari.
Dalam pelantikan 91 Pegawai Negeri Sipil (PNS) fungsional dan penyerahan surat keputusan bagi 231 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Pendopo Lokatantra, Senin (1/12/2025), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa birokrasi modern membutuhkan ASN yang kompeten, adaptif, dan berintegritas.
“Setiap kebijakan harus memberikan nilai manfaat yang jelas bagi masyarakat. Untuk mencapai itu, ASN harus menjadi aktor utama perubahan dengan menunjukkan profesionalisme dalam setiap tugas,” ujarnya.
Yuhronur menambahkan bahwa transformasi birokrasi tidak bisa dilepaskan dari penguasaan teknologi dan kemampuan mempercepat proses administrasi. Menurutnya, ASN dituntut mampu menyesuaikan diri dengan pola kerja digital agar pelayanan publik semakin efisien. “Tantangan pelayanan ke depan semakin kompleks. ASN tidak boleh tertinggal,” tegasnya.
Sebagai upaya memperkuat langkah tersebut, Pemkab Lamongan mengembangkan program prioritas Transformasi Digitalisasi Pelayanan Publik. Program ini bertujuan menghadirkan layanan digital yang mudah diakses, transparan, dan dapat mengurangi beban administrasi manual. Melalui sistem digital terpadu, proses pelayanan lintas dinas diharapkan berjalan lebih cepat dan minim kesalahan.
Seorang pejabat di lingkup Pemkab mengungkapkan bahwa digitalisasi mulai menunjukkan hasil positif. “Proses pelayanan menjadi lebih ringkas, dan masyarakat mendapatkan kepastian waktu yang lebih jelas,” katanya.
Pemerintah daerah berharap profesionalisme ASN dapat memperkuat kepercayaan publik dan membawa Lamongan menuju birokrasi yang modern, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








