231 PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK dari Pemkab Lamongan

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan PNS dan penyerahan SK PPPK di Pendopo Lokatantra Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelantikan PNS dan penyerahan SK PPPK di Pendopo Lokatantra Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebutuhan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat dan akurat mendorong Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkuat agenda reformasi birokrasi. Pemerintah menegaskan bahwa kunci keberhasilan perubahan tersebut terletak pada profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjalankan fungsi pelayanan setiap hari.

Dalam pelantikan 91 Pegawai Negeri Sipil (PNS) fungsional dan penyerahan surat keputusan bagi 231 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Pendopo Lokatantra, Senin (1/12/2025), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa birokrasi modern membutuhkan ASN yang kompeten, adaptif, dan berintegritas.

“Setiap kebijakan harus memberikan nilai manfaat yang jelas bagi masyarakat. Untuk mencapai itu, ASN harus menjadi aktor utama perubahan dengan menunjukkan profesionalisme dalam setiap tugas,” ujarnya.

Yuhronur menambahkan bahwa transformasi birokrasi tidak bisa dilepaskan dari penguasaan teknologi dan kemampuan mempercepat proses administrasi. Menurutnya, ASN dituntut mampu menyesuaikan diri dengan pola kerja digital agar pelayanan publik semakin efisien. “Tantangan pelayanan ke depan semakin kompleks. ASN tidak boleh tertinggal,” tegasnya.

Sebagai upaya memperkuat langkah tersebut, Pemkab Lamongan mengembangkan program prioritas Transformasi Digitalisasi Pelayanan Publik. Program ini bertujuan menghadirkan layanan digital yang mudah diakses, transparan, dan dapat mengurangi beban administrasi manual. Melalui sistem digital terpadu, proses pelayanan lintas dinas diharapkan berjalan lebih cepat dan minim kesalahan.

Seorang pejabat di lingkup Pemkab mengungkapkan bahwa digitalisasi mulai menunjukkan hasil positif. “Proses pelayanan menjadi lebih ringkas, dan masyarakat mendapatkan kepastian waktu yang lebih jelas,” katanya.

Pemerintah daerah berharap profesionalisme ASN dapat memperkuat kepercayaan publik dan membawa Lamongan menuju birokrasi yang modern, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru