516 Pemudik Ikut Program Gratis Jember, Upaya Tekan Kecelakaan

Kamis, 19 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Jember memberangkatkan pemudik gratis di Jalan Sudarman, Kamis (19/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemkab Jember memberangkatkan pemudik gratis di Jalan Sudarman, Kamis (19/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menggelar program Mudik-Balik Gratis 2026 dengan memfasilitasi 516 pemudik. Program ini digelar di Jalan Sudarman sebagai titik pemberangkatan utama, dengan tujuan memberikan transportasi aman selama arus Lebaran.

Mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Cinta”, kebijakan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya pengguna sepeda motor.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember, Gatot Triyono, menjelaskan pihaknya menyiapkan sembilan armada bus untuk melayani berbagai rute strategis. Rute tersebut meliputi Jakarta–Jember, Bali–Jember, serta perjalanan pulang-pergi Jember–Madura dan Jember–Mataram.

Sebanyak 516 penumpang tercatat mengikuti program ini. Seluruh peserta dipastikan berangkat menggunakan armada yang telah melalui uji kelayakan demi menjamin keselamatan selama perjalanan jauh.

Selain armada, Pemkab Jember juga menggandeng Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemudik sebelum keberangkatan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi fisik penumpang tetap prima selama perjalanan.

Tak hanya itu, pemudik juga dibekali paket makanan dan minuman untuk berbuka puasa di perjalanan, mengingat program ini berlangsung dalam momentum Ramadan.

“Kami menyiapkan kurang lebih 9 armada bus dengan empat rute tujuan utama,” ujar Gatot Triyono, Kamis (19/3/2026).

“Tujuan kami jelas, memberikan angkutan aman dan nyaman serta mengurangi pemudik yang menggunakan sepeda motor,” tegasnya.

Program mudik gratis ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat saat musim Lebaran. Pengalihan dari kendaraan pribadi ke transportasi massal dinilai efektif menekan angka fatalitas di jalan raya.

Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan kebutuhan akan transportasi aman dan terjangkau masih sangat besar. Hal ini membuka peluang bagi pemerintah untuk memperluas cakupan layanan di tahun mendatang.

Gatot berharap program ini terus berkembang dengan penambahan kuota dan rute baru. “Kami berharap ke depan ada kebijakan untuk menambah kuota agar lebih banyak masyarakat terbantu,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru